• Aher Bisa Jadi Penentu Kemenangan Asyik

    Oleh : Inilahkoran07 Juni 2018 13:43

    INILAH, Bandung - Sosok Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjadi salah satu kunci penentu kemenangan pasangan calon (Paslon) Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat - Ahmad Syaikhu (Asyik).


    Keberadaan Aher panggilan Ahmad Heryawan diprediksi akan menyumbang 20% suara untuk paslon Asyik, sehingga menjadi kekuatan yang sangat besar dan pengaruh besar bagi Asyik dari Gubernur dua periode itu.


    Ketua tim pemenangan paslon Asyik Haru Suandharu mengatakan, menjadi salah satu strategi Asyik melanjutkan dari program pemerintah Aher, karena memang tim penyusun visi misi Aher pada waktu itu dan Asyik sekarang itu sama. Dari program yang sama pihaknya berharap pemilih Aher periode lalu bisa memilih Asyik.


    "Kita menghitung 20% sumbangan dari Aher kepada Asyik, namun tidak cukup segitu saya harap lebih besar lagi pengaruh Aher untuk mengarah pemilih," kata Haru.


    Selanjutnya pengaruh pemilihan presiden 2019 juga memiliki pengaruh yang juga besar, Haru menjelaskan, pengaruh Prabowo akan memberikan sumbangan sebanyak 20% kepada Asyik, terlebih lagi Jawa Barat ini menjadi lumbung suara Prabowo di pilpres 2014 lalu.


    "Paling tidak 20% suara Prabowo masuk ke Asyik, bahkan bisa lebih karena pak Prabowo itu sering jalan ke Jawa Barat," ujarnya.


    Haru melanjutkan, dari dua sosok yang mendukung Asyik itu saja sudah memberikan sumbangan 40% suara belum lagi suara partai koalisi Gerindra, PKS dan PAN yang mencapai 27% sehingga jika diakumulasikan jumlah suara Asyik yang terhitung mencapai 67%.


    "Dengan kekuatan ini kami optimistis akan memenangkan Pilgub Jabar, namun kita tidak bisa diam kita terus melanjutkan sosialisasi ke berbagai daerah di Jawa Barat," tuturnya.


    Sementara itu calon Gubernur Jawa Barat Sudrajat mengatakan, kuatan dari Gubernur Jawa Barat dua periode dan ketua umum Gerindra Prabowo yang juga memiliki kekuatan suara yang luar biasa di Jawa Barat menjadi penambah percaya diri selama ini."Belum lagi hitungan basis koalisi partai yang sebenarnya koalisi ini paling besar di banding koalisi lain," ujarnya.


    Namun kata Ajat panggilan Sudrajat, tidak puas dari itu pihaknya terus berjuang sosialisasi kepada masyarakat Jawa Barat, karena target raihan suara itu harus besar tidak ada batasnya."Kita menargetkan suara sebesar-besarnya, jadi kami terus berjalan ke berbagai daerah di Jawa Barat," ucapnya.


    Sudrajat menambahkan, seluruh mesin partai kader, simpatisan dan relawan sudah berjalan maksimal, selain mesin partai koalisi ada juga tambahan dari partai pendukung seperti PPP Dzan Farid, PBB dan yang terakhir bergabung ikut adalah partai Berkarya. "Saya yakin dari partai Berkarya pengaruh Tomi Soeharto sangat besar," tuturnya.


    TAG :


    Berita TERKAIT