Agar Tak Diserang Jantung atau Kanker? Yuk, Cek Gaya Hidup

Agar Tak Diserang Jantung atau Kanker? Yuk, Cek Gaya Hidup

Senin, 3 Desember 2018 | 11:08 WIB - Oleh: Daulat Fajar Yanuar
Gaya hidup menentukan kesehatan. NET
INILAH, Jakarta -  Masih banyak masyarakat Asia Tenggara yang kurang memahami sebab-sebab timbulnya kanker yang menjelma menjadi penyakit paling mematikan.

Selain kanker, masyarakat Asia Tenggara terlebih khusus yang berdomisili di Jakarta juga masih mengabaikan gaya hidup yang dapat menimbulkan serangan jantung. Mulai dari kurang olahraga, mengonsumsi makanan cepat saji, dan merokok. 

Senior Manager Businessman Development Sunway Medical Center Malaysia, Faith Tang mengatakan, pihaknya kerap melakukan penelitian untuk dijadikan bahan edukasi kepada masyarakat bagaimana mencegah timbulnya penyakit-penyakit mematikan tersebut. 

Caranya, kata Faith, dengan melakukan pencatatan rekaman medis kepada para pasien yang datang berobat ke Sunway Medical Center. Hasil rekaman medis tersebut kemudian akan diteliti dan beberapa hasilnya ada yang diterbitkan dalam bentuk jurnal ilmiah internasional. 

"Supaya masyarakat tahu bagaimana cara mencegah penyakit itu timbul sebelum mereka berobat. Kami menghadirkan fasilitas yang cukup terjangkau bagi masyarakat yang datang berobat namun dengan teknologi yang canggih," kata Faith dalam konferensi pers di Pluit Village, Jakarta, Senin (03/12).

Sunway Medical Centre berafiliasi dengan Universitas Cambridge, Rumah Sakit Papworth, Sekolah Kedokteran & Ilmu Kesehatan Jeffrey Cheah, Universitas Monash Malaysia untuk lebih memenuhi tuntutan pendidikan, kedoteran, perlatinan dan pernelitian. Selain dari itu juga, RS Sunway sentiasa memastikan yang terbaik kepada pasien dengan menyediakan jasa konsultasi layanan informasi sebelum berangkat dan penjemputan dari bandara secara gratis. 

Dianugerahkan sebagai "Onkologi Pusat Terbaik di Asia-Pacific 2018", RS Sunway adalah Rumah Sakit Swasta dengan fasilitas terkini dan termodern yang dilengkapi dengan alat perawatan kanker antaranya Gamma Knife ICON, Truebeam STX, IORT (KankerPayudara), Da Vinci (Kanker Prostate), brachytherapy (kanker cerviks), PET CT Scan and Spect-CT scan.

RS Sunway juga meluncurkan pengobatan dengan menggunakan teknologi terbaru yakni Gamma Knife ICON pada November 2017 untuk mengobati tumor otak dan rumah Sakit Sunway merupakan Rumah Sakit pertama di ASEAN yang memiliki Gamma Knife ICON. 

Konsultan Onkologi Sunway Medical Center Dr Nik Muhd Aslan mengatakan, pengobatan gamma Knife ICON menggunakan radiasi yang tepat, tidak perlu memakai besi dikepalai Dan Metode pengobatan untuk kanker Otak Dan functional disorder. Selain itu metode ini tidak diperlukan pembedahan, tidak perlu rawat inap dan low toksis.

"Yang luar biasa ini tidak ada efek samping dan tidak perlu rawat inap lama. Bisa juga tanpa rawat inap atau satu kali terapi bisa selesai, tergantung dari kondisi pasiennya," tuturnya.

Aslan mengatakan, pengobatan terjangkau  ini juga terbuka untuk semua pasien internasional di luar Malaysia. Hampir 30 ribu pasien internasional dari 130 negara datang ke rumah sakit kami, hal itu dikarenakan dengan alat-alat canggih dan tenaga profesional tetapi dari segi biaya cukup terjangkau. Lebih daripada 50 persen pasien kami juga berasal dari Indonesia. Kami juga memiliki fasilitas pusat perbelanjaan dan pendidikan, jadi pasien atau penunggu pasien bisa merasa senang.

"Ada beberapa asuransi yang sudah bekerjasama dengan kami dan inI memudahkan paisen indonesia Untuk berobat di Rumah Sakit kami. Untuk screening kanker dengan PET CT scan ditawarkan diskon 10 persen dari hospital porsisi diperiode saat ini," pungkasnya.

Daulat Fajar Yanuar / bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 10 Desember 2018 | 06:00 WIB

    Cuma Karena Wudu, Ahli Ibadah Ini Masuk Neraka

  • Senin, 10 Desember 2018 | 05:45 WIB

    Ingat! Salat Adalah Tiang Agama

  • Senin, 10 Desember 2018 | 05:30 WIB

    Ban Pecah, Pria Ini Panggul Motornya Sendiri

  • Minggu, 9 Desember 2018 | 06:00 WIB

    Ketika Rasulullah Mencium Tangan Tukang Batu

  • Minggu, 9 Desember 2018 | 05:30 WIB

    Mendahului Imam Saat Salat Terancam Jadi Keledai

  • Sabtu, 8 Desember 2018 | 08:11 WIB

    Wajib Tahu! Hukum Pasang Behel Gigi dalam Islam