Satgas Citarum Harum Kembali Pantau IPAL Pabrik Nabati

Satgas Citarum Harum Kembali Pantau IPAL Pabrik Nabati

Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:14 WIB - Oleh: Jaka Permana
. istimewa
INILAH, Bandung-Satgas Citarum Harum subsektor 15 sektor 21 kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik Nabati yang berada di Jalan Raya Bandung Garut, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jum'at (18/01/2019).

Sidak kali ini memantau pabrik Nabati dalam perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) hal ini untuk hasil yang lebih maksimal dalam menjalankan tugas.

"ya hari ini kita pantau dalam seminggu dua sampai tiga kali untuk mengecek hasil sampai saat ini." ungkap dansubsektor 15 sertu Eri Krisyana.

Selian itu Eri mengatakan,pabrik Nabati ini dalam pengawasan satgas,untuk itu komitmen merubah IPAL nya lebih maksimal lagi agar sesuai dengan baku mutu yang telah di tetapkan pemerintah.

"Dari Nabati sendiri kan dalam pengawasan satgas jadi segala sesuatu ada apa apa kita yang bertindak, karena ada komimen dari Nabati untuk perubahan pengolahan IPALnya agar sesuai dengan baku mutu yang di tetapkan pemerintah, sekarang ada penambahan di bidang IPAL" jelas, di pabrik Nabati, jelas Eri.

Eri menghimbau di pabrik sepanjang dia mengawasi tidak ada unsur pemerintah yang berani mengganggu karena sesuai dengan tugas satgas dalam peraturan presiden nomor 15 tahun 2018.

Sementara itu di tempat yang sama ketua plant IPAL Nabati Ronadi mengatakan untuk memaksimalkan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) proses biologi menjadi kimia fisika butuh waktu yang panjang, perlu treatmen khusus dalam mengolahnya. 

"Sekarang kita treatmen menggunakan proses kimia fisika dimana proses tersebut menangkap polutan yang kasar sehingga air yang di proses biologi bebannya berkurang" katanya. 

Ronadi menambahkan untuk proses aerasi sampai ke unaerob limbah yang tadinya berbahaya menjadi tidak berbahaya,selain itu dari parameter yang sudah di tentukan satgas citarum sektor 21.

“Kemarin perbandingannya proses kimia fisika dan sekarang proses biologi sudah berjalan,sementara parameter yang sudah di tentukan seperti ikan di outlet pembuangan kami kedepannya akan menyiapkan karena titik fokusnya di situ.”tutupnya.

Jaka Permana / jek

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Minggu, 17 Februari 2019 | 16:07 WIB

    Kapolres Bandung Tegaskan Majalaya Aman