Anies Siap Menerima Dua Nama Cawagub DKI

Anies Siap Menerima Dua Nama Cawagub DKI

Senin, 11 Februari 2019 | 11:45 WIB
. Foto: Net
INILAH, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta siap menerima nama calon wakil gubernur hasil proses uji kepatutan dan kelayakan yang sudah mendekati final.

"Kami menyambut baik bahwa prosesnya sudah berjalan dan kalau dari informasi yang beredar sudah mendekati final dan saya siap untuk menyambut begitu ada nama diserahkan kepada Gubernur," kata Anies di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

Dia mengaku saat ini belum menerima dua nama yang cawagub yang akan diajukan. Namun bila sudah menerima nama-nama tersebut akan langsung diproses dan diteruskan ke DPRD.

"Kalau Senin pagi ini saya belum terima, tapi kalau Senin sore saya belum tahu," katanya.

Mengenai adanya kabar soal diundurnya pemilihan dari rekomendasi cawagub sampai pemilu selesai, dia katakan bahwa semua kewenangan ada di partai pengusung.

"Jadi begini, setuju tidak setuju, suka tidak suka, undang-undangnya mengatakan bahwa kewenangan mengajukan nama gubernur dan wakil gubernur untuk proses penggantian itu ada pada partai pengusung, itu aturan perundangan," kata Anies.

Dia sebagai warga negara, apalagi sekarang pejabat negara harus menaati perintah undang-undang. Hal itu bukan untuk disetujui atau tidak setuju, tapi untuk dilaksanakan. Gubernur menjelaskan bahwa ketika partai-partai pengusung memutuskan untuk mengusulkan nama cawagub, itu menurut ketentuan perundangan sepenuhnya wewenang partai.

"Karena itulah perintah undang-undang. Jadi saya siap untuk menjalankan apa yang menjadi perintah undang-undang dan mudah-mudahan kesepakatan antarpartai bisa tuntas," kata Anies.

Para calon wakil gubernur DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yakni Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto serta Ahmad Syaikhu.

Antara / dey

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Sabtu, 23 Februari 2019 | 19:49 WIB

    Api Masih Menyala, 18 Kapal Hangus Terbakar di Muara Baru

  • Sabtu, 23 Februari 2019 | 17:00 WIB

    Balasan BPN untuk Luhut: 'Jangan Asal Kerja'

  • Jumat, 22 Februari 2019 | 18:45 WIB

    BPN: Dana Desa Bukan dari Kantong Jokowi

  • Jumat, 22 Februari 2019 | 17:08 WIB

    Dana Desa Bisa Dipakai untuk Cegah Peredaran Narkoba

  • Jumat, 22 Februari 2019 | 16:26 WIB

    85 Persen Masyarakat Indonesia Puas dengan Dana Desa

  • Jumat, 22 Februari 2019 | 14:45 WIB

    Presiden: Bersihkan Mafia Bola sampai Tuntas

  • Jumat, 22 Februari 2019 | 13:50 WIB

    Diperiksa 22 Jam, Ini Pengakuan Joko Driyono