Pamit Berbisnis, Meli Kaget Suaminya Jadi Korban Mutilasi di Malaysia

Pamit Berbisnis, Meli Kaget Suaminya Jadi Korban Mutilasi di Malaysia

Senin, 11 Februari 2019 | 16:18 WIB - Oleh: Dani Rahmat N.
. Dani Rahmat Nugraha
INILAH, Bandung-  Nuryanto (37) seorang pengusaha kain warga Kampung Ciodeng Desa Bojong Malaka Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung yang diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia, pamit istrinya Meli Rahmayani (33) hendak berbisnis ke negeri jiran. Selama di Malaysia, korban selalu berkomunikasi dengan Meli dan keluarganya di Baleendah.

"Bilang pamit mau ke Malaysia, dia kemas barang katanya mau pergi pada 17 Januari lalu. Selama di Malaysia, dia beberapa kali kontak kepada kami. Bahkan ketika baru tiba juga dia langsung nelepon,"kata Meli di kediamannya, Senin (11/2/2019).

Meli dan keluarga terkejut saat mendengar kabar jika ada penemuan mayat mutilasi di Malaysia yang diduga suaminya. Kemudian, pada Jumat (1/2) lalu pihak pengacara keluarga langsung berangkat ke Malaysia disusul oleh adik korban pada Senin (4/2) untuk melakukan test DNA untuk memastikan jenazah tersebut adalah Nuryanto. 

"Berangkat Kamis 17, Sabtu tanggal 19 sudah nelepon, Senin tanggal 21, nelepon lagi untuk terakhir kalinya, itu malam-malam. Selasa tanggal 22 hilang kontak, saya pikir mungkin sudah tidur. Saya terus minta anak menghubungi," ujarnya.

Dikatakan Meli, di Malaysia, pihak keluarga menemukan kecocokan antara pakaian yang dikenakan korban dari beberapa poto yang diperlihatkan oleh pihak Kepolisian Malaysia. Diantaranya, celana dalam, ikat pinggang, celana panjang blue black.

"Semua poto yang diperlihatkan cocok, kecuali baju yang dipakainya enggak kenal,"ujarnya.

Saat ini pihak keluarga masih menunggu hasil test DNA yang sudah dilakukan sang adik di Malaysia. Hasil test DNA sendiri akan keluar paling cepat dua minggu dan paling lambat satu bulan.

Dani Rahmat N. / jek

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Minggu, 17 Februari 2019 | 16:07 WIB

    Kapolres Bandung Tegaskan Majalaya Aman