Pengusaha Tekstil Korban Mutilasi Pergi ke Malaysia Niat Tagih Utang

Pengusaha Tekstil Korban Mutilasi Pergi ke Malaysia Niat Tagih Utang

Senin, 11 Februari 2019 | 16:36 WIB - Oleh: Dani Rahmat N.
. Dani Rahmat Nugraha
INILAH, Bandung- Meli Rahmayani (33) mengungkap jika sang suami Nuryanto (33) berangkat ke negeri Malaysia untuk menagih utang. Dia tidak menyangka suami tersayangnya tersebut diduga menjadi korban mutilasi.

Menurut Meli kepergian suaminya ke Malaysia itu untuk keperluan bisnis. Yakni untuk menagih beberapa tunggakan piutang. Di Malaysia ada tagihan sebesar Rp 2 miliar.

"Tagihan sebesar itu saya enggak tahu dari berapa orang pengusaha di sana," ucap Meli di kediamanya, Senin (11/2/2019).

Menurut Meli sang suami sudah mulai terlihat stres sejak 3-4 bulan lalu, karena banyak pengusaha yang macet pembayaran sementara dirinya sudah ditagih oleh pihak pabrik. 

"Masalah mah ada, banyak yang mararacet di luar, sementara ke pabrik harus lancar. Dia pernah bilang kalau tagihan di Malaysia banyak yah sekitar Rp 2 miliar. Kalau barang yang sudah laku Rp 7 miliar," ujarnya.

Keberangkatan suaminya itu, ingin memastikan pembayaran dari rekan bisnisnya. Karena suaminya itu sudah ditagih oleh pihak pabrik atau pemilik barang yang dijual Nuryanto ke Malaysia.

"Katanya ke Malaysia mau ketemu temannya namanya Muhammad Jimmy," kata Meli.

Meli melanjutkan, suaminya itu mulai terjun dibisnis kain sejak 2004 lalu. Semua suaminya itu bekerja di pabrik konveksi. Kemudian keluar dan mulai berdagang kain perca. Dan saat ini suaminya telah memiliki gudang ruko di Rancamanyar Baleendah. Serta memiliki sejumlah pegawai yang membantu usahanya.

Dani Rahmat N. / jek

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Minggu, 17 Februari 2019 | 16:07 WIB

    Kapolres Bandung Tegaskan Majalaya Aman