Iwan Selaraskan Rencana Kerja-Panca Karsa

Iwan Selaraskan Rencana Kerja-Panca Karsa

Selasa, 12 Februari 2019 | 11:45 WIB
. Foto: INILAH/Reza Zurifwan
INILAH, Bogor – Program perangkat daerah di Kabupaten Bogor harus sesuai dengan Panca Karsa. Tujuan utamanya adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat Tegar Beriman.

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan hadir dalam Teras Panca Karsa bersama sejumlah forum perangkat daerah di Kantor Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (Bappenda), Cibinong.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor ini meminta perangkat daerah dalam menyusun rencana kerja perangkat daerah pada tahun 2020 mendatang sesuai atau selaras dengan visi misi Bupati Bogor Ade Yasin dan dirinya yaitu Panca Karsa.

“Dalam forum perangkat daerah mulai dari tanggal 11-22 Februari ini, saya mengharapkan seluruh peserta menyumbang saran dan udulan yang konstruktif hingga nanti menjadi program prioritas hingga program Bogor Termaju, Nyaman, Sehat dan Berkeadaban terwujud dalam periode 2019-2023,” ucap Iwan Setiawan kepada wartawan, Senin (11/2/2019).

Dia menerangkan karena Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) terbatas sedangkan kebutuhan masyarakat sangat banyak, maka harus ada rencana kerja yang matang.

“Ke-32 perangkat daerah ini harus melahirkan rencana program kerja yang matang sesuai kebutuhan masyarakat dan juga visi misi Bupati-Wakil Bupati Bogor. Saya minta program kerja masyarakat Kabupaten Bogor harus cerdas dan sehat. Kabupaten Bogor harus maju dalam perekonomian dan tata kelola pemerintahan, pembanguan di Kabupaten Bogor harus transparan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta masyarakat harus berkeadaban tinggi dengan mencintai seni budayanya,” terangnya.

Iwan juga meminta program kerja yang dirumuskan perangkat daerah harus berhasil guna, berdaya guna, berdampak signifikan terhadap kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

“Tujuan dari visi misi Bupati-Wakil Bupati Bogor yaitu Panca Karsa tentunya dirasakan langsung oleh masyarakat dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Selain dari perangkat daerah, rencama program kerja juga kami ambil dari usulan masyarakat sesuai Peraturan Pemerintah nomor 45 tahun 2017 tentang partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintah daerah,” pinta Iwan.

Melihat keterbatasan APBD dan kebutuhan masyarakat yang banyak, Kepala Bappenda Kabupaten Bogor Dedi Bachtiar menjelaskan akan memaksimalkan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika tahun lalu PAD Kabupaten Bogoe mencapai Rp2,25 triliun maka di tahun 2019 setidaknya naik 10%.

“Untuk meningkatkan PAD ini kami akan mengambil sejumlah langkah seperti peningkatan jumlah piutang pajak yang tertagih, mendata potensi baru pajak dan dibantu dinas terkait akan memaksimalkan pajak yang ada. Kami optimis PAD Kabupaten Bogor di tahun ini bisa meningkat seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelas Dedi.

Reza Zurifwan / dey

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Jumat, 22 Februari 2019 | 20:30 WIB

    Berakhirnya Aksi Buaya Muara di Bogor

  • Jumat, 22 Februari 2019 | 15:40 WIB

    Nasib Kepala Bapenda di Tangan Bima Arya

  • Kamis, 21 Februari 2019 | 17:45 WIB

    Komisi IV Minta Pembangunan RSUD Jangan Bermasalah

  • Kamis, 21 Februari 2019 | 17:15 WIB

    Danrem Segera Mencari Prajurit Terbaik

  • Kamis, 21 Februari 2019 | 16:10 WIB

    Ade Yasin Dorong Kawasan LIPI Cibinong jadi Kebun Raya