Di Penjara Ahmad Dhani Tulis Surat Terbuka, Ini Isinya

Di Penjara Ahmad Dhani Tulis Surat Terbuka, Ini Isinya

Selasa, 12 Februari 2019 | 16:50 WIB - Oleh: Inilah koran
Dari balik jeruji besi, politisi Gerindra Ahmad Dhani menuliskan surat terbuka. . Antara Foto
INILAHCOM, Surabaya - Dari balik jeruji besi, politisi Gerindra Ahmad Dhani menuliskan surat terbuka. Apa isinya?

Dalam surat itu, terbersit curahan hati pria yang juga pentolan Grup Band Dewa 19 terkait kasus yang tengah dihadapi.

Dalam surat yang Ia tulis di Rutan medaeng dan dibagikan oleh sang sahabat itu, Ahmad Dhani masih merasa jika apa yang Ia rasakan saat ini tidak lazim secara hukum.

Berikut isi lengkap surat suami Mulan Jameela yang disebarkan para sahabat dan relawannya.

"Surat kepada seluruh media nasional

Selama 14 hari ini telah terjadi salah persepsi soal pemberitaan Ahmad Dhani di Penjara.

Perlu saya luruskan kembali,

Bahwa saya, Ahmad Dhani tidak di penjara karena menjalani VONIS 1,5 TAHUN.

Saya ,Ahmad Dhani Ter PENJARA karena PENETAPAN PENGADILAN TINGGI YANG MENETAPKAN SAYA DI PENJARA 30 HARI.

Tolong ini di GARIS BAWAHI.

Kami melakukan upaya BANDING atas VONIS PENGADILAN NEGERI , maka seharusnya nya saya tidak di tahan seperti LAZIM nya .

Contoh nya dalam Kasus Buni Yani yang di eksekusi di tingkat KASASI .

Jadi tolong media tanyakan kepada PENGADILAN TINGGI,

1. Kenapa saya di tahan selama 30 hari ?
2. Kenapa harus 30 hari ?
3. Kenapa yang lain nya ketika Banding tidak di tahan , kok saya di tahan 30 hari?

Lalu di hari yang sama keluar KETETAPAN BARU yaitu

AHMAD DHANI DI PINDAH KE RUTAN MEDAENG HINGGA PERSIDANGAN SELESEI.

Menurut saya ini adalah KETETAPAN YANG TIDAK LAZIM

karena saya bukan
PEMBUNUH
PERAMPOK
TERORIS
KORUPTOR

demikianlah surat ini saya buat semoga ada PEMBERITAAN YANG JERNIH

Terima kasih.
Ahmad Dhani

Ditulis di Rutan Medaeng Surabaya."

Inilah koran / bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Minggu, 17 Februari 2019 | 13:50 WIB

    TKN Pede Rekam Jejak Jokowi Jadi Energi saat Debat