• Kampung Film Kota Bandung Cetak Rekor ORI

    Oleh : Ghiok Riswoto29 April 2018 22:03
    "IKUTILAH Zamanmu, tapi jangan lupakan sejarahmu". Pesan itulah yang tersaji dalam film berjudul Wayang hasil karya masyarakat Kampung Film Black Team, Kelurahan Cisaranten Endah, Arcamanik yang berhasil meraih rekor ORI Original Rekor Indonesia.

    Kampung Film Black Team, Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung berhasil mencatatkan sejarah dengan mencetak rekor ORI Orignal Rekor Indonesia kategori pembuatan film kolosal tercepat.

    Film berjudul Wayang yang didedikasikan bagi maestro dalang, Amung Sutarya tersebut berhasil mencatatkan sebagai pembuatan film kolosal tercepat hanya 9 jam. Penyerahan penghargaan diserahkan langsung President ORI Original Rekor Indonesia, Agung Elvianto kepada Ketua Kampung Film Black Team, Gumilar Saidul Akbar (Gugum), Sabtu (28/4/2018).

    Penyerahan rekor ORI tersebut juga bertepatan dengan deklarasi Kampung Film Black Team sebagai Kampung Kreatif Pemuda Perfilman Kota Bandung dan nonton bareng film Wayang bersama warga sekitar.

    Pembuatan film Wayang yang dilakukan dalam waktu sehari mulai dari proses pengambilan gambar sampai dengan nonton bareng berhasil mengundang perhatian banyak kalangan termasuk Badan Perfilman Nasional serta Kemenkominfo yang turut hadir.

    Terlebih perangkat yang digunakan juga terbilang seadanya termasuk para pemainnya merupakan warga sekitar dan relawan dari beberapa komunitas. Prestasi itulah yang juga menarik perhatian Badan Perfilman Londong dikabarkan memiliki ketertarikan untuk meneliti lebih jauh.

    President ORI Original Rekor Indonesia, Agung Elvianto mengungkapkan, sejarah baru perfilman Indonesia telah lahir di Kota Bandung tepatnya RW 06 Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung setelah berhasil mencatatkan rekor sebagai pembuatan film kolosal tercepat.

    "Setelah meneliti seharian mulai dari awal proses pembuatan. Kami mencatat ada sebanyak 1.532 sineas yang terlibat dan pembuatannya sebanyak 9 jam. Inilah rekor yang tercatat di ORI Original Rekor Indonesia,"ujarnya di sela acara.

    Menurut Agung, atas prestasi tersebut, Badan Perfilman London yang merupakan rekanan ORI Original Rekor Indonesia menyampaikan selamat dan akan meneliti dokumen. "Salam dari sahabat-sahabat kami di London. Mereka menunggu kelengkapan dokumen dari sini. Semoga ini pertanda baik ketertarikan mereka," ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Sony Teguh Prasatya mengaku sangat bersyukur karena Kampung Film Black Team Bandung yang merupakan binaan Dispora Kota Bandung berhasil membuat karya luar biasa.

    "Kampung Film Black Team Cisaranten Endah ini lahir pada 2012 dan telah banyak karya-karya mereka. Kami dari Dispora khususnya di bidang pembinaan pemuda sangat mengapresiasi karya ini dan semoga ini akan membawa prestasi-prestasi selanjutnya," ungkap Sony.

    Sony juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pembuatan film tersebut sehingga berhasil memecahkan rekor ORI. Tanpa kolaborasi dan semua pihak lanjutnya, hal itu tak mungkin akan dapat diwujudkan.

    "Tanpa partisipasi semua pihak rekor ini tentu tidak akan dapat diwujudkan. Semoga ini menjadi motivasi seluruh warga Cisaranten Endah dan Kota Bandung umumnya untuk terus menggali kreativitas di masa mendatang," ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Kampung Film Black Team, Gumilar Saidul Akbar atau akrab disapa Gugum mengungkapkan, proses pengambilan gambar hingga kemudian dapat ditonton bareng dimulai pukul 08.00 WIB.

    "Ada lima lokasi pengambilan gambar yang kami mulai dari Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB.Namun untuk acara nonton bareng baru durasi pendeknya saja yang kami sajikan. Untuk durasi fullnya nanti akan dishare di you tube," tandasnya. (*)


    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT