• Headline

    Wartawan Diancam Saat Liput Pengeboran di RW 11 Tamansari

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri06 Desember 2017 12:07
    Ilustrasi

    INILAH, Bandung - Wartawan mendapat ancaman ketika melakukan peliputan ke area pengeboran di RW 11 Tamansari pada Rabu (6/12). Para pewarta diusir disertai dengan kata-kata kasar oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai 'penguasa' wilayah tersebut.

    Awalnya beberapa orang warga terlibat perbincangan dengan wartawan. Namun tiba tiba salah satu pemuda melabrak fotografer dengan kata-kata kasar.

    ‎"Ieu dapur aing ulah ngaganggu dapur aing. Lamun nganggangu dapur aing, ‎tingalikeun di acak-acak ku aing, (ini dapur saya, jangan mengganggu dapur saya. Kalau mengganggu dapur saya, lihat saja nanti diacak-acak sama saya)," ucap salah satu pemuda berbaju putih tersebut.

    Mendapat perlakuan itu beberapa jurnalis diajak ibu di RW 11 ‎untuk menyingkir dan melihat kendaraan alat berat (Beko) di area parkir di bawah jembatan layang.

    Menurut Ibu Sri, salah satu warga RW 11, pemuda yang melakukan intimidasi tersebut memang salah satu warga Tamansari. Namun dia menduga telah diberi uang oleh pihak tertentu untuk mengamankan area pengeboran.

    ‎"Mereka disuruh diparaban mabok dulu," kata Ibu Sri.

    Diungkapkan Sri, semenjak datang Beko dan dilakukan pengeboran, warga Tamansari menjadi bentrok satu sama lain.
    ‎"Dikasih duit buat ngelawan warga. Sekarang warga sama warga gontok-gontokan dan itu baru sekarang," tandasnya.[ito]