• Headline

    Keripik Jamur Mengandung Narkotika Bukan Hoax

    Oleh : Ahmad Sayuti06 Desember 2017 13:22
    INILAH, Bandung- Polrestabes Bandung menegaskan pesan broadcast berisi imbauan bahaya keripik jamur mengandung narkotika benar dan bukan hoax.

    Hal itu dikatakan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Rabu (6/12/2017).

    "Bukan hoax. Bahkan kami sudah mendapatkan instruksi agar waspada soal beredarnya kripik tersebut," katanya.

    Seperti diketahui beredar pesan imbauan di dunia maya "kepada yang terhormat, Ka BNN, Irtama, Para Deputi, Para Irwil, Para Direktur, Para Karo, Kapuslitdatin dan Kabag Humas. Mohon ijin melaporkan bahwa Lab BNN telah menguji sampel keripik jamur yang dikirimkan Dit IV Narkoba Polri pada Hari Rabu sore dan selesai dianalisis Kamis siang, dengan hasil ; POSITIF MENGANDUNG PSILOSIN ( Gol 1 Narkotika)".

    Keripik Jamur ini disebutkan banyak dijual di Bandung. Hendro menjelaskan, dari hasil temuan tersebut, Dit IV Narkoba Mabes sudah melakukan penyitaan sebanyak 47,5 Kg dari toko online di Lembang, Bandung.

    "Untuk di Kota Bandung sendiri kita belum menemukan dan mendapatkan peredaran atau penjualan bebas kripik jamur itu," ujarnya.[ito]