• Headline

    Jika Diusung PDIP, Emil Harus Siapkan Wakil yang Religi

    Oleh : Jaka Permana31 Desember 2017 09:56
    INILAH, Bandung - Pakar politik dan pemerintahan dari Unpar Bandung Asep Warlan menilai, pengusungan Ridwan Kamil (Emil) oleh PDI Perjuangan akan merugikan. Pasalnya, Emil menjabat Wali Kota Bandung itu terancam kehilangan suara masyarakat Jawa Barat yang terkenal religi dan tradisional.

    Asep menilai, ini tidak terlepas dari dampak Pilgub DKI Jakarta 2017 di saat partai berwarna merah itu mengusung Basuki Tjahaja Purnama. Dia menyebut isu yang dihembuskan lawan PDI Perjuangan di Pilgub DKI Jakarta 2017 akan diulang di Pilgub Jawa Barat 2018. PDI Perjuangan saat ini, lanjut Asep, sudah dicitrakan sebagai partai yang anti Islam.

    Bahkan, menurutnya terdapat sejumlah tokoh yang mengatakan tidak akan memilih calon gubernur yang didukung partai tersebut. "Susah. PDIP di persepsi publik sudah begitu. Bahkan tidak sedikit ada sebagian tokoh, (mengatakan) pokoknya siapapun yang dudukung partai penista Islam, jangan dipilih," katanya seraya membenarkan jika Ridwan Kamil diusung PDI Perjuangan sama dengan bunuh diri.

    Namun, jika PDI Perjuangan bersikukuh ingin mengusung Ridwan Kamil, menurutnya perlu menyiapkan calon wakil gubernur yang religi. Dia menilai, mayoritas penduduk Jawa Barat yang muslim dan tradisional sangat mengharapkan sosok pemimpin yang agamis. Sebagai contoh, kata Asep, Emil membutuhkan sosok yang identik dengan kultur pesantren sehingga diharapkan mampu menarik simpati pemilih muslim. "Pasangannya harus dekat dengan nuansa umat Islam. Jika jauh dari itu, nanti ada prasangka PDIP anti Islam," katanya.

    Selain itu, menurutnya PDI Perjuangan dengan Ridwan Kamil harus menyusun program kerja yang proIslam. "Apalagi jika tim suksesnya ada tokoh-tokoh Islam. Kalau dalam bercanda PDIP Syariah," kelakarnya. Asep pun kembali menyebut pasangan calon yang identik dengan Islam berpotensi lebih besar dalam meraih kemenangan.

    "Tanpa bermaksud isu SARA. Jabar butuh sosok yang religi, karena persepsi masyarakat," katanya. Lebih lanjut Asep mengatakan, saat ini koalisi partai pengusung Ridwan Kamil sudah ideal meski tanpa PDI Perjuangan. "Enggak ada masalah. RK (Ridwan Kamil) mau menjalankan itu," katanya. [jek]


    TAG :


    Berita TERKAIT