• Headline

    Kondisi MTS Nurussalam di Puncakmulya Memprihatinkan

    Oleh : Rd Dani Rahmat Nugraha12 Januari 2018 17:09
    INILAH,Bandung- Ruang kelas Madrasah Tsanawiah (MTS) Nurussalam di di Kampung Puncak Mulya 01/07, Desa Sukamulya, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung mengalami rusak selama bertahun tahun. Pihak sekolah mengaku tak memiliki biaya untuk memperbaikinya.

    Kepala Sekolah MTS Nurussalam Soleh Suparyo mengatakan, untuk memperbaikinya, pihak sekolah belum memiliki biaya. Pengajuan proposal bantuan dana untuk perbaikan ruang sekolah, sudah dua kali diajukan namun tak kunjung dikabulkan.

    Kata dia, MTS ini didirikan pada 2004 lalu dengan menumpang di SDN Puncakmulya. Kemudian pada 2007, Ketua Yayasan bernama Cece Sukmara membeli sebidang lahan seluas 100 meter persegi dari SDN Puncak Mulya.

    "Pada 2010 rusak lagi, diperbaiki, namun sayangnya rusak lagi. Pihak yayasan juga sudah ingin memperbaikinya, tapi enggak ada biaya dan bantuan juga tidak ada,"kata Soleh, Jumat (12/1/18).

    Menurut Soleh, MTS Nurussalam sebelumnya memiliki dua unit kelas, karena jumlah siswa yang bersekolah setiap tahunnya bisa mencapai 125 orang dari kelas VII, VIII sampai IX, pihak yayasan membangun satu unit kelas lagi.

    Kerusakan ruang kelas beratap asbes, berdinding GRC dengan luas sekitar 5x8 meter persegi itu, terlihat berlubang di mana mana akibat dijadikan sandaran oleh siswa.

    "Sebelumnya pas masih dua kelas, ada yang bagian siang. Kelas VII dan VIII pagi, kelas IX siang. Sejak ada tiga kelas jadi bagian pagi semuanya,"ujarnya.

    Dikatakan Soleh, MTS Nurussalam adalah satu-satunya sekolah menengah pertama yang ada di Desa Sukamulya. Siswa yang sekolah di tempat ini tidak hanya warga Desa Sukamulya, juga warga desa lain.

    Tidak hanya itu, karena sekolah itu berada di perbatasan Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ada warga Bandung Barat bersekolah di MTS tersebut.

    "Ada juga siswa dari Desa Kidangpananjung Kecamatan Cililin. Jadi bukan hanya warga di sekitar di sini saja yang sekolah di sini,"ujarnya.

    Berdasarkan pantauan lapangan, keberadaan MTS Nurussalam di puncak gunung Kampung Puncakmulya. Di Kampung itu tidak terdapat sekolah tingkat menengah pertama dan atas negeri. Hanya MTS swasta Nurussalam satu satunya sekolah di daerah tersebut.

    Padahal, meskipun berada di daerah pegunungan, sebenarnya lokasinya hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Bandung.

    Di sisi lain Bupati Bandung Dadang M Naser mengaku baru mengetahui jika ada sekolah MTS yang kondisinya rusak di Kecamatam Kutawaringin. Karena kewenangannya di bawah Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bandung, untuk membantu memperbaiki MTS Nurussalam.

    Tapi ia berjanji akan segera mengkoordinasikan dengan pihak Kemendag Kabupaten Bandung agar segera memperbaiki sekolah MTS Nurussalam.

    "Saya akan segera koordinasikan, kalau yang turun kami, di mana koordinasinya?. Kami mendorong bawasannya pendidikan di Kabupaten Bandung harus bagus,"katanya. [ito]


    TAG :


    Berita TERKAIT