• Headline

    Polrestabes Bandung Tembak Mati Bandar Narkoba Asal China

    Oleh : Ahmad Sayuti13 Januari 2018 20:14
    INILAH, Bandung- Seorang warga Negera Asing (WNA) asal Guangdong, China, Xioau Yu (27) ditembak mati, menyerang anggota Sat Res Narkoba Polrestabes Bandung saat ditangkap. Dua butir peluru bersarang di dada andar narkoba jaringan internasional tersebut.

    Selain menembak mati Xioau, petugas juga mengamankan Zhank Baiqian (21) dan Chen Jianhu (25). Selain itu, turut diamankan pula sopir travel Uud Masyud yang menjemput Zhang dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung.

    Petugas juga mengamankan Teng Budiman alias Ucok dan perempuan Huang Fang Fang. Zhank dan Uud ditangkap di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada Rabu (10/1/2018) malam.

    Sedangkan Xioau, Chen, dan Huang Fang Fang diringkus di Hotel IBIS Mangga Dua Square, Kamis 11 Januari 2018 sekitar pukul 11.30 WIB. Petugas juga menangkap Teng Budiman alias Ucok di Jakarta. Ucok merupakam orang yang memerintahkan Uud menjemput Zhank. Sementara, Ucok mengaku mendapat order rental mobil dari Xiaou.

    Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal saat tim menangkap Zhang Baiqian karena menyelundupkan dua kilogram ketamin, bahan baku utama pembuatan sabu-sabu dan ekstasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Rabu 10 Januari 2018 sekitar pukul 20.30 WIB.

    Zhang yang merupakan warga negara China ini ditangkap oleh petugas Kantor Pengawasan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Bandung.

    “Anggota Sat Narkoba Polrestabes Bandung langsung menyelidiki. Akhirnya diketahui, jika barang tersebut dipesan oleh WNA China Xiaou, seorang bandar narkoba yang tinggal di Jalan Atlantic 5 nomor 11, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat," katanya didampingi Kasatres Narkoba AKBP Haryo Tejo di RS Polri Sartika Asih Bandung, Sabtu (13/1/2018).

    Tim pun langsung menuju ke kediaman Xioau dan melakukan penggeledahan. Namun saat dilakukan penggeledahan, tersangka melawan menggunakan pisau. Lengan kanan anggota Satresnarkoba Brigadir Pol Lindra terluka.

    Anggota lain lantas melakukan tindakan tegas dengan menembak Xioau di bagian dada. Saat ini mayat Xioau berada di kamar mayat RS Polri Sartika Asih Bandung.

    Saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta, Xioau tewas. Sedangkan anggota yang terluka mendapat perawatan medis empat jahitan.
    "Dari rumah tersangka Xioau, anggota mengamankan lima butir Extacy dan dua paket sabu seberat 0,5 gram, dan satu buah pisau lipat," ujar Kapolres.

    Xioau, tutur Hendro, diduga sebagai anggota sindikat narkoba internasional yang berbasis di Hongkong, China. Ketamin dibawa oleh Zhang dari Hongkong ke Malaysia menggunakan pesawat. Dari malaysia, 2 kg Ketamin dibawa ke Indonesia melalui Bandung.

    "Sindikat ini memilih rute Malaysia-Bandung karena Bandara Husein belum memiliki alat pendeteksi Ketamin. Soal sudah berapa banyak dan berapa kali kelompok Xiaou menyelundupkan Ketamin dengan rute Hongkong-Malaysia-Bandung, ini masih didalami, " ujarnya.