• Headline

    Tak Diberi Uang, Remaja Pemabuk Secara Sadis Aniaya 3 Bocah SD dengan Gunting

    Oleh : Ahmad Sayuti13 Februari 2018 19:29
    INILAH, Bandung- Akibat kelebihan (overdosis) menenggak obat batuk, seorang remaja 15 tahun menganiaya tiga bocah yang baru berusia 12 tahun. Bahkan, salah seorang bocah telinganya sobek akibat digunting, dan kepalanya bocor.

    Adalah SP alias Acil. Acil yang sehari-harinya mengamen di Pasar Kembar diciduk Unit Reskrim Polsek Regol, usai melakukan penganiyaan di sebuah lahan kosong samping Pasar Kembar, Kelurahan Cisereuh, Kecamatan Regol, Minggu (4/2/2018).

    Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, insiden penganiyaan tersebut terjadi saat ketiga korban, yakni R (12), S (12), dan E (12) baru turun dari angkutan kota, dan langsung didatangi Acil yang memeras para korban dan meminta sejumlah uang.

    ”Karena tidak memberi. Para korban langsung dibawa oleh tersangka ke samping Pasar Kembar, dan langsung dianiaya menggunakan gunting, batu, dan potongan kayu,” katanya kepada wartawan, Senin (13/2/2018).

    Korban yang tidak berdaya langsung berteriak. Teriakan korban membuat warga yang di sekitar kejadian langsung mendatangi lokasi, dan menolong para korban, serta melaporkannya ke Polsek Regol. Sedangkan Acil langsung melarikan diri.

    Setelah menerima laporan, unit Reskrim Polsek Regol langsung melakukan pengejaran. Tak butuh waktu lama, atau dua jam setelah kejadian pelaku bisa ditangkap di Jalan BKR, atau depan kantor PP Kelurahan Pelindung Hewan.

    ”Meskipun masih di bawah umur, proses hukum terhadap tersangka tetap dilanjutkan, dan kita berkoordinasi dengan Bapas,” ujarnya.

    Sementara itu Kapolsek Regol Kompol Adanan menyebutkan, karena masih di bawah umur tersangka Acil dititipkan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Sukamiskin. Proses penyidikan juga diserahkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung.

    ”Nantinya hasil pemeriksaan oleh Dinsos akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP),” ujarnya.

    Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Acil cukup sadis. Ketiga korban mengalami luka serius. EA sempat dirawat intensif di RS Sartika Asih setelah tengkuknya dipukul dengan batu. Sementara S dan R mengalami luka tusuk di dada, punggung, leher dan telinga.

    ”Tersangka melakukan perbuatan sadis itu dalam pengaruh minuman keras dan overdosis obat batuk cair," ujarnya.

    Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 351 ayat 1 dan 2 KUHP tentang penganiayaan. Tersangka terancam hukuman di atas lima tahun penjara.

    Tags :


    Berita TERKAIT