• Headline

    Renovasi Rutilahu di Leuwi Gajah Diduga Salah Sasaran

    Oleh : Ahmad Sayuti16 Mei 2018 19:20
    fotografer: Inilah/Ahmad Sayuti
    INILAH, Cimahi - Para Rukun Warga (RW) di Kelurahan Leuwi Gajah mengeluhkan sikap Kelurahan Leuwi Gajah yang tidak transparan. Seperti dalam penentuan renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), para RW menduga program wali Kota Cimahi tersebut banyak salah sasaran.

    Ketua RW 06, Kelurahan Leuwi Gajah Nanang Sutaryat menyebutkan, dalam penunjukkan rumah warga sebagai target sasaran Rutilahu, tidak ada transparansi dari pihak kelurahan. Bahkan, terkesan ada oknum yang bermain dibalik renovasi Rutilahu.

    "Rutilahu tidak objektif penunjukannya. Seperti ada faktor kedekatan yang didahulukan. Ada titipan oknum," katanya di kediamannya, Rabu (16/5/2018).

    Dia mencontohkan rumah milik Sukaesih (70) di Kampung Cibogo RT 04, RW 06 Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi. Rumah nenek usia renta itu terlihat sangat layak untuk mendapatkan bantuan perbaikan melalui Rutilahu.

    Kondisi rumahnya sudah tidak layak untuk dihuni. Beberapa bagian atapnya terlihat sudah bolong dan ditambah dengan plastik. Bahkan, kayu-kayunya pun sudah lapuk karena tidak diperbaiki sejak diwariskan dari orang tuanya.

    Nanang mengaku sudah mendata dan mengajukan rumah warganya itu kepada pihak kelurahan. Tapi, yang mendapat bantuan Rutilahu malah rumah milik warga lain yang sama sekali belum pernah didaftarkan oleh dirinya.

    "Saya ajukan rumah Bu Sukaesih ini sekitar 3 (tiga) kali. Tapi yang dapat duluan malah warga yang belum saya daftarkan," ujarnya.

    Dia melanjutkan, daftar tunggu rumah yang layak mendapat bantuan sebanyak 21 rumah. Untuk tahun ini, pihaknya merekomendasikan delapan rumah untuk direhab, termasuk rumah milik Sukaesih.

    Daman penentuan rekomendasi Rutilahu, pengajuan pihak RW 06 itu berdasarkan skala prioritas. Seperti rumah milik Sukaesih, yang sangat layak untuk mendapat bantuan rehabilitasi.

    Hal senada diungkapkan Dadang Mulyana, Ketua RW 05 Kelurahan Leuwigajah. Menurutnya, selama ini sebagian Ketua RW di Leuwigajah seolah tidak pernah dilibatkan oleh kelurahan dalam penentuan rumah yang layak mendapat bantuan.

    "Selama 2 (bulan) menjabat, sebagian RW belum pernah dilibatkan. Sms, telpon (kepada lurah) gak diangkat," katanya.

    Menurutnya, tidak transparan pihak kelurahan, khususnya lurah-nya patut dicurigai ada yang bermain dalam penentuan sasaran Rutilahu di wilayahnya.

    Untuk tahun ini, ada sebanyak 335 rumah yang mendapat bantuan program rutilahu yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi tahun 2018.

    Nominal anggaran per rumah khusus dari APBD Kota Cimahi mencapai Rp16 juta. Rinciannya, Rp10 juta untuk material dan Rp6 juta untuk biaya jasa tukang yang akan diambil dari masyarakat sekitar. [gin]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT