• Headline

    KPU Persilahkan Paslon Bagi-Bagi Takjil

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri17 Mei 2018 17:32
    INILAH, Bandung - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Rifqi Alimubarok mengatakan di bulan ramadan ini jadwal kampanye tidak me‎ngalami perubahan. Menurutnya tak ada aturan spesifik selama bulan puasa ini sekalipun banyak agenda khusus.

    Seperti bagi-bagi takjil misalnya, menurut Rifqi hal itu tak lantas melanggar aturan kampanye sekalipun dalam bingkisan takjil berisi gambar, merchandise, ataupun alat peraga kampanye dari pasangan calon bersangkutan. Lantaran acara bagi-bagi takjil masih berlang‎sung dalam jam berkampanye.

    "Waktu kampanye kandari jam 9 (pagi) sampai 18.00 (WIB), ‎bagi-bagi takjilkan sodaqoh. Terus kan ada aturannya juga berapa nominal yang dibagikan itu tidak boleh lebih dari 25 ribu (rupiah)," kata Rifqi saat berbincang beberapa waktu lalu.

    Sementara itu perihal kegiatan bulan ramadan di luar jam kampanye Rifqi tidak mempermasalahkan hal tersebut. Asalkan, kata dia, tidak melakukan ataupun memuat konten kampanye seperti penyampaian visi misi, ajakan memilih atau menggunakan atribut.

    "Taraweh mah gapapa, asalkan jangan ajakan dan pakai atribut satupun. Sahur on the road atau buka bersama juga silahkan, pokoknya kalau di luar jam kampanye ya jangan ada atribut," jelasnya.

    ‎Sementara itu, debat ketiga Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung pada 13 Mei lalu menjadi debat terakhir yang dibuat oleh KPU. Selebihnya, KPU Kota Bandung mendorong kepada instansi, kelompok ataupun lembaga lainnya yang ingin menggelar acara serupa guna menggali lebih banyak informasi dari tiga pasangan calon.

    "Pertama dorong komunitas, kelompok, atau lembaga lain yang ingin melakukan pendalaman profil visi misi yang silahkan, terkait debat atau diskusi kita akan dorong," ujarnya.

    ‎Mekanisme pembuatannya, Rifqi mempersilahkan agar yang ingin membuat acara debat agar mengajukan proposal kepada KPU. Tak lupa, tegas dia, dalam acara tersebut harus menghadirkan semua pasangan, yakni Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat, lalu Yossi Irianto-Aries Supriatna, serta Oded Muhammad Danial-Yana Mulyana.

    "Buat proposal pengajuan aja, misalkan Kadin ingin debat khusus silahkan, kalau kita kan hanya merekomendasikan. Syaratnya tiga pasangan hadir," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT