• Headline

    Proyek Renovasi Masjid Baitul Faidzin Disorot Kejaksaan

    Oleh : Reza Zurifwan22 Mei 2018 18:34
    INILAH, Bogor - Belum dimulainya proyek pembangunan interior dan landscape Masjid Baitul Faidzin, Cibinong menjadi sorotan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bogor Bambang Hartarto.

    Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep ini khawatir proyek pembangunan interior dan lanscape Masjid Baitul Faidzin ini kembali molor hingga awal tahun 2019 seperti halnya pembangunan atau rehabilitasi masjidnya atau bahkan bisa juga mangkrak.

    "Lambatnya proyek pembangunan interior dan landscape Masjid Baitul Faiszin ini jadi sorotan kami, karena hingga awal bulan Mei belum ada tanda-tanda akan dikerjakan," ujar Bambang Hartarto kepada INILAH, Selasa (22/5).

    Ia mengaku sudah menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Yani Hassan dan Sekda Kabupaten Bogor Adang Suptandar untuk meminta ada percepatan pekerjaan pembangunan interior dan lanscape Masjid Baitul Faidzin.

    "Pemkab Bogor dikejar waktu hingga saya minta proyek pembangunan interior dan landscape Masjid Baitul Faidzin ini dipercepat, kalau pun dari segi waktu tidak memungkinkan saya sudah menyarankan untuk tidak dilaksanakan, karena bisa menjadi masalah di kemudian hari," sambungnya.

    Bambang melanjutkan, selain meminta percepatan proyek pembangunan interior dan landscape, jajarannya juga menyoroti proyek rehabilitasi Masjid Baitul Faidzin yang menghabiskan dana Rp 21,8 miliar.

    "Kami juga menyoroti hasil pembangunan atau rehabilitasi Masjid Baitul Faidzin yang dikerjakan pada tahun 2017 dan molor hingga awal tahun 2018. Kami akan menanyakan pengawasannya kepada Inspektorat, termasuk menanyakan dikemanakan kusen atau mebeleir Masjid Baitul Faidzin yang sebelumnya," lanjut Bambang.

    Sementara Kepala Unit Layanan Pengadaan Barang Jasa Budi Cahyadi Wiryadi menerangkan proyek fisik interior dan landscape Masjid Baitul Faidzin belum dilelang dan direncanakan dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

    "Belum dilelangnya proyek fisik interior dan landscape Masjid Baitul Faidzin ini karena kami baru selesai melelang perencanaan interior yang dimenangkan oleh CV Sarana Karya dengan pagu anggaran Rp119 juta. Kami saat ini juga masih melelang perencanaan landscape dengan pagu anggaran Rp87 juta," terang Budi.

    Walaupun waktu terus mendesak, ia cukup optimis proyek pembangunan interior dan landscape Masjid Baitul Faidzin bisa selesai sebelum akhir 2018.

    "Dua hingga tiga bulan ke depan kami secepatnya akan melelang proyek pembangunan interior dan landscape Masjid Baitul Faidzin setelah perencanaan interior dan landscapenya selesai. Saya optimis waktu masih bisa terkejar," paparnya.

    Senada dengan Budi, Sekda Adang Suptandar pun berharap proyek pembangunan interior dan landscape Masjid Baitul Faidzin bisa selesai sebelum akhir tahun.

    "Semoga saja proyek pembangunan interior dan landscape Masjid Baitul Faidzin ini bisa tepat waktu dan saya akan mendorong serta memonitor DPUPR untuk memastikannya," pungkas Adang.


    TAG :


    Berita TERKAIT