• Headline

    Begini Sikap Politik Aa Gym di Pilpres 2019

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri10 Agustus 2018 17:40
    INILAH, Bandung - Aa Gym menegaskan akan mempertahankan umat Islam agar tidak tergoyahkan karena terbawa arus pemilihan pemimpin negara.

    "Mungkin ada yang nanya posisi Aa di mana. Posisi aa mah tiga, satu bantu-bantu agar pilpres ini tidak merusak akidah umat. Jangan sampai menuhankan pilpres sehingga ke Allahnya lupa. Kedua bantu-bantu agar masyarakat terjaga akhlakul karimah. Jangan sampai gara gara pilpres terjadi kemerosotan akhlak," katanya.

    "Ketiga ikut bantu-bantu agar menjaga ukhwah, baik ukhwah islamiah maupun ukhwah watoniah. Mudah mudahan kalau begini pilpres ini betul-betul mendewasakan negeri ini termasuk mempersiapkan generasi yang lebih baik," beber Aa Gym, saat ditemui di Daarut Tauhiid, Jumat (10/8).

    Dipaparkan Aa Gym, gelaran Pilpres 2019 jangan sampai menjadi ajang untuk menebar kebencian, apalagi sampai memelihara permusuhan. Justru harus dikemas sebagai suatu proses yang positif demi perubahan Indonesia agar lebih maju.

    "Jadi pilpres ini harus menjadi sesuatu yang menggembirakan, membahagiakan bagi seluruh masyarakat sebagai proses tanggung jawab masyarakat untuk membuat bangsa menjadi lebih baik," cetusnya.

    Aa Gym melontarkan perumpamaan bahwa kontestasi Pilpres 2019 ini lebih baik dianggap semacam perlombaan guna memeriahkan Hari Kemerdekaan yang selalu diperingati satu tahun sekali. Yakni, setiap masyarakat ikut bergembira dalam setiap perlombaan.

    "Kaya 17 Agustusan, makanya jangan disebut pertandingan, kalau pertandingan itu kecenderungannya saling memiting, memukul, menjatuhkan, melemahkan bahkan menghancurkan. Tapi kalau perlombaan fastabiqul khoirot masing masing berlomba untuk memberikan yang terbaik," ujarnya.

    Aa Gym mengingatkan agar masyarakat tidak ikut terbawa perseteruan yang hanya menggali keburukan orang lain agar bisa dipojokkan. Apalagi, sambung dia, Pilpres 2019 ini sampai membuat sesama warga negara Indonesia malah menindas satu sama lain.

    "Perlombaan lari gak pernah mikirin buat menjatuhkan lawannya. Perlombaan renang itu tidak pernah memikirkan menenggelamkan lawannya. Kalau begini apa saja yang diperlombakan. Lomba niat, niatnya tuh harus benar benar lurus supaya jadi amal. Lomba memberikan ide, gagasan yang terbaik. Lomba memberikan keteladanan masing masing. Lomba memberikan karya karya terbaik," ujarnya.

    Lebih lanjut Aa Gym menyerukan kepada dua pasangan calon presiden, yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk memperlihatkan etika politik yang santun. Sebab, segala sepak terjang selama kontestasi politik ini akan menjadi cerminan bagi masyarakat Indonesia.

    "Rakyat itu bisa melihat oh begini nih perilaku para elit politik tuh ternyata jadi tauladan bagi kita. Warisan dari pilpres ini adalah keteladanan yang baik bagi masyarakat. Jangan sampai pilpres ini jadi pertandingan yang mempertontonkan keburukan akhlak," pungkasnya.


    TAG :


    Berita TERKAIT