• Pemkot Bandung Kampanyekan Imbauan Jangan Ngebut

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri16 Agustus 2018 11:36
    fotografer: Syamsuddin Nasoetion
    INILAH, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali meluncurkan kampanye terkait keselamatan berkendara. Kampanye kali ini berhubungan dengan imbauan perihal batas kecepatan berkendara lewat tanda pagar (tagar) #stopngebut.

    Guna mensosialisasikan kampanye ini, Pemkot Bandung kembali bekerjasama dengan Bloomberg Philanthropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS), salah satu organisasi internasional yang meperhatikan keselamatan berkendara, serta Polrestabes Bandung.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menyatakan komitmen Pemkot tidak hanya dari pematangan regulasi. Namun juga kesiapan antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang saling mengisi satu sama lain.

    "Untuk kesinambungan regulasi harus ada, kedua ada platform perencanaannya. Kemudian kita ada tim terpadu dari Distaru, Distarcip, Dishub, Diskominfo, Dinkes dan Disdik, tim ini yang menjaga programnya berjalan, kemudian komitmen pimpinan terhadap penganggaran dan perhatian pada program," kata Ahyani di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Bandung, Kamis (16/8).

    Dari data yang dihimpun Pemkot Bandung, kecelakaan kendaraan menjadi salah satu faktor penyebab kematian paling tinggi. Bahkan pada 2016 lalu tercatat kecelakaan ini menempati urutan kesepuluh penyebab kematian di Kota Bandung.

    Ahyani menuturkan hal terpenting dari kampanye #stopngebut ini tidak hanya datang dari Pemkot Bandung. Namun, lebih dari itu memerlukan peran aktif dari masyarakat untuk menaati aturan lalu lintas.

    "Nah sekarang kita memerlukan dukungan masyarakat, jalan sudah diperbaiki, rambu dilengkapi, PJU diterangin regulasi sudah lengkap dan tinggal perilaku di jalan raya, semua memiliki hak semua mimiliki tanggung jawab," pungkasnya.

    TAG :


    Berita TERKAIT