• Siswa SMAN 3 Cimahi Deklrasikan Anti Kekerasan

    Oleh : Ahmad Sayuti26 September 2018 15:08
    fotografer: Ahmad Sayuti
    INILAH, Cimahi- SMAN 3 Kota Cimahi mendeklarasikan aksi anti kekerasan yang diikuti para siswa, guru, dan orang tua siswa di Aula SMAN 3, Jalan Pesantren, Rabu (26/9)2018). Dalam deklarasi tersebut, para siswa membawa kertas bertulisan menolak kekerasan dan tawuran antar remaja.

    Kepala SMAN 3 Kota Cimahi, Nelly Krisdiana mengatakan, deklarasi dilakukan untuk menghindari aksi kekerasan yang dilakukan para siswa baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Apalagi kemarin terjadi kekerasan antar suporter di Bandung.

    "Selain itu sering juga terjadi kekerasan sesama siswa, kita mengindari hal seperti itu," katanya.

    Selain kekerasan fisik, khusus dikalangan remaja termasuk para siswa SMA kerap terjadi kekerasan verbal seperti bullying yang menyebabkan siswanya terpuruk. Hal seperti itu harus dihindari di lingkungan sekolah sebagai langkah awal.

    "Ini target kita. Kebetulan kita juga diberikan kepercayaan oleh Pemerintah bahwa kita sekolah model pendidikan keluarga," ujarnya.

    Salah satu orang tua siswa, R Ajeng Indriasari (39), mengaku sangat prihatin dengan adanya aksi kekerasan di kalangan remaja yang terjadi saat pertandingan olahraga. Sebagai orang tua, dirinya mengajak sekolah sama-sama mengingatkan para siswa agar terhindar dari segala bentuk aksi kekerasan.

    "Seperti saat siswa mengikuti pertandingan harus sportif. Saya miris dengan adanya aksi kekerasan oknum bobotoh Persib hingga korbannya meninggal dunia," katanya.

    Dirinya sangat setuju dengan pihak sekolah yang mengadakan deklarasi anti kekerasan dikalangan remaja tersebut karena, menurut dia, siswa yang usianya masih remaja harus selalu diingatkan agar tidak melakukan hal negatif yang berujung pada kekerasan.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT