• Pemkab Gandeng Komunitas Wujudkan Bogor Bersih 2020

    Oleh : Reza Zurifwan21 Februari 2017 13:10
    INILAH, Bogor - Selain melakukan beberapa tindakan teknis, Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan menggandeng seluruh elemen masyarakat terutama komunitas peduli lingkungan untuk mewujudkan Kabupaten Bogor Bersih di tahun 2020.

    "Untuk membantu mewujudkan program pemerintah pusat Indonesia Bersih dan Kabupaten Bogor Bersih di tahun 2020, kami akan membangun tempat sampah di lingkungan masyarakat, membagikan tempat sampah, melakukan Jumat bersih dan lainnya di 40 Kecamatan yang ada di wilayah Bumi Tegar Beriman," ujar Bupati Bogor Nurhayanti, Selasa (21/02/2017).

    Selain itu, sambungnya Pemerintah Kabupaten Bogor akan mensosialisasikan pola hidup bersih dan mengajarkan reuse, reduce dan recycle.

    "Kami akan menggandeng komunitas masyarakat terutama yang peduli lingkungan untuk sama-sama mengubah perilaku masyarakat dalam memilih sampah, mengambil, menabung, daur ulang agar indah. Saat ini sudah ada 55 unit bank sampah dan ini akan terus kita perbanyak," sambungya.

    Mantan Sekda ini menjelaskan mengubah perilaku masyarakat dimulai dari keluarga dengan memilah antara sampah organik dan anorganik.

    "Kami akan mengurangi sampah yang dibuang oleh masyarakat dengan mensosialisasikan bahwa sampah organik bisa diolah menjadi pupuk, dan anorganik bisa didaur ulang serta memiliki nilai ekonomis. Dengan pengelolaan sampah di tingkat keluarga, lalu masyarakat. Kami optimis cita-cita Kabupaten Bogor Bersih pada tahun 2020 bisa terwujud," terang Nuthayanti

    Ketua Konsorsium Save Puncak Eran Rustiandi menyetujui pendapat Bupati Bogor Nurhayanti dan mengatakan seharusnya sampah yang diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup, adalah sampah anorganik.

    "Saat ini dari total timbunan sampah perhari 1,2 juta ton, yang baru bisa terangkut 450 ton. Agar lebih maksimal memilah sampah harus dimulai dari keluarga, dan kalau itu terjadi, maka sampah yang masyarakat buang hanya 30 persen dari total 1,2 juta ton sampah," papar Eran.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor Panji Ksatriyadji menjelaskan gerakan memungut sampah yang dilakukan hari ini, akan berlanjut hingga (28/02) mendatang.

    "Dalam gerakan memungut sampah di 40 kecamatan ini, kami akan membagikan kantong sampah gratis. Gerakan ini akan dilanjutkan dengan kegiatan jumat bersih di setiap kecamatan agar masyarakat juga ikut menjaga lingkungannya," ucap Panji.

    Ia melanjutkan, ke depan setelah TPST Nambo beroperasi, selain sebagai solusi permasalahan sampah di Kota Depok, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor maka sampah tidak hanya ditimbun tapi juga dikelola.

    "Saat ini TPA Nambo hanya sebagai tempat pembuangan, dan setelah TPST Nambo selesai pembangunannya dan bisa beroperasi di tahun 2018 mendatang, maka sampah dikelola menjadi bahan bakar pengganti batu bara dan akan dimanfaatkan oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa. Kami juga akan memperluas cakupan pelayanan pengangkutan sampah hingga 40 persen dari 25 persen, karena tahun ini kami mendapat 2 truk tronton dan 8 truk sampah," pungkasnya. [ito]