• Bapenda Bogor Berikan Efek Jera Penunggak Pajak

    Oleh : Rizki Mauludi14 Juni 2017 13:10
    fotografer: Rizki Mauludi
    INILAH, Bogor - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor menggeber target pajak tahun 2017, oleh karena itu Bapenda tidak segan untuk melakukan tindakan tegas berupa pemasangan stiker ataupun plang penunggak pajak didaat ada tempat usaha, hotel maupun hal usaha lainnya yang tidak membayar pajak.

    Kabid Penagihan dan Pengendalian pada Bapenda Kota Bogor Hera Heryaningsih Eka mengatakan, yang dilakukan tindakan pemasangan stiker adalah tempat usaha hotel, restoran dan lainnya yang menunggak selama beberapa bulan tidak melakukan pembayaran pajak.

    "Apabila tiga bulan berturut-turut tidak melakukan proses pembayaran, maka kami akan pasang stiker. Beberapa waktu lalu kami lakukan proses pemasangan stiker ke empat tempat usaha," ungkapnya pada Rabu (14/6) siang didampingi Kasi Pengendalian Hari.

    Hera melanjutkan, pemasangan stiker untuk memberikan efek jera, kalau yang kemarin langsung bayar efeknya. Bapenda ada MoU kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor untuk permasalahan tunggakan pajak.

    "Nah untuk elanggaran yang dilakukan oleh pihak pengusaha adalah belum memenuhi kewajiban perpajakan artinya ada tunggakan pajak yang harus di bayarkan. Itu yang akan ditagih oleh kami didampingi pihak Kejaksaan nantinya," tambahnya.

    Hera menjelaskan, apabila setelah 7 hari di pasang stiker pengawasan pajak, masih tidak ada itikad baik, maka pihaknya akan melimpahkan kasus tersebut ke Kejari Kota Bogor untuk dilakukan proses penagihan pajak lebih lanjut.

    "Seperti kemarin ada satu hotel, tempat parkir satu dan dua restoran yang menunggak. Kami sebelumnya melakukan teguran, surat peringan satu, kemudian kedua dan terakhir pemasangan stiker atau segel. Sangsinya tidak ada, ada proses penagihan saja dan mereka biasanya langsung bayar kalau ada Kejaksaan," jelasnya.

    Terlebih lagi, berdasarkan Perda nomor 21 tahun 2011 tentang ketentuan umum pajak daerah kata dia, apabila sampai enam bulan berturut turut tidak melakukan pembayaran pajak, maka sanksi berat akan dilakukan yaitu pembekuan usaha tersebut.

    "Tempat usahanya bisa dibekukan kalau sampai tidak diselesaikan tunggakan pajaknya. Kegiatan pemasangan stiker ini juga melibatkan aparat Satpol PP, bagian hukum dan pihak Kepolisian serta sudah dua kali melakukan pemadangan stiker selama 2027," tandasnya. [jek]