• Polres Bogor Tangkapi Pencuri dan Penadah Ranmor

    Oleh : Reza Zurifwan16 Juni 2017 14:00
    INILAH, Bogor - Sebanyak 32 orang penadah maupun pencuri kendaraan bermotor yang melakukan aksinya di Bumi Tegar Beriman ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor maupun jajaran polseknya.

    Kapolres Bogor AKBP Andy Muhammad Dicky Pastika mengatakan penangkapan 32 orang penadah dan pencuri ini adalah hasil operasi cipta kondisi yang dilakukan dari awal puasa hingga kemarin.

    "Operasi cipta kondisi kita lakukan untuk mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor yang marak dari sebelum hingga pertengahan bulan ramadan. Dari operasi ini kami mengamankan 17 unit motor, 2 unit mobil, 32 penadah dan pencuri kendaraan bermotor," ujar AKBP Andy Muhammad Dicky Pastika, Jumat, (16/6).

    Ia menambahkan untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor, tidak hanya menangkap pencuri dan penadahnya, tetapi juga pengguna kendaraan bermotor curian atau bodong.

    "Polres Bogor tidak main-main ingin menghilanglan angka pencurian kendaraan bermotor karena pengguna kendaraan bermotor bodong kami masukkan dalam kategory penadah. Kami ingin memutus mata rangkai, karena tidak mungkin ada pencurian kendaraan bermotor apabila tidak ada yang membeli. Kami terus melakunan razia-razia dan motor-motor yang tidak ada surat akan kami tahan motor dan penggunanya," tambahnya.

    Ayah tiga anak ini juga memerintahkan anggotanya untuk menembak di tempat kepada pelaku pencurian dan penadah kendaraan bermotor bodong. Apalagi para pencuri ini membekali dirinya dengan senjata api maupun senjata tajam.

    "Saya sudah tegaskan kepada anggota, apabila dalam penangkapan ada penadah maupun pencuri kendaraan bermotor yang melawan, maka saya perintahkan untuk tembak di tempat," tegas AKBP Andy Muhammad Dicky Pastika.

    Para penadah dan pencurian kendaraan bermotor ini akan dikenakan pasal 480 dan 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

    "Dengan ancaman hukumannya yang 5 dan 9 tahun penjara kami harapkan ada efek jera kepada para pelaku. Kami juga akan memetakan kelompok atau geng pencuri dan akan melihat apakah dari 32 pelaku kejahatan ini pemain lama atau pemain baru," jelasnya.

    Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Kurniawan Bimantoro melanjutkan hasil curian kendaraan bermotor di Bogor, ada yang dijual di Bogor maupun luar Kabupaten Bogor dengan harga jual Rp 1 juta hingga Rp 20 juta.

    "Untuk motor itu dijual Rp 1 juta hingga Rp 3 juta, sedangkan mobil dijual seharga Rp 10 juta hingga Rp 20 juta. Kami mengamankan barang bukti ini dari beberapa geng pencuri dan penadahnya. Bagi warga Bogor yang menjadi penadah hasil curian kendaraan bermotor dari luar Kabupaten Bogor, kasusnya akan kami limpahkan di tempat kejadian perkara. Kami juga kerap mendapatkan kasus limpahan serupa dari wilayah lain," tandas AKP Kurniawan Bimantoro. [ito]