• Semua Paslon Bupati dan Wabup Bogor Belum Serahkan LHKPN

    Oleh : Reza Zurifwan11 Januari 2018 17:32
    INILAH, Bogor - Dari lima pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor yang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor semuanya belum menyerahkan berkas Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

    Sekretaris KPUD Kabupaten Bogor Agus Putrono mengatakan semua pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor hanya melaporkan tanda terima pengambilan formulir LHKPN ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    "Baik pasangan Gunawan Hasan-Fikri Rhoma Irama, Fitria Putra Nugraha-Bayu Syah Johan, Ade Yasin-Iwan Setiawan, Jaro Ade-Inggrid Kamsil dan Ade Wardhana Adhinata-Asep Ruhiyat hanya menyerahkan surat tanda terima pengambilan formulir LHKPN dari KPK," ujar Agus Putrono kepada wartawan, Kamis (11/1).

    Pria yang pernah bertugas di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) ini menambahkan semua pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor diberikan waktu hingga Sabtu (20/1) mendatang untuk melengkapi berkas LHKPN.

    "KPUD Kabupaten Bogor menunggu berkas LHKPN tersebut hingga Sabtu (11/1) dan apabila hingga batas waktu berkas tersebut tidak lengkap, maka pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor tersebut otomatis dicoret dari kontestasi Pemilihan Bupati Bogor periode 2018-2023," tambahnya.

    Pengamat politik Bogor Yudfitriadi menjelaskan pentingnya LHKPN dalam Pemilihan Bupati Bogor seperti masyarakat harus tahu dan terinformasikan berapa seluruh harta kekayaan pasangan calon.

    Sehingga secara kuantitatif masyarakat akan mampu mengukur berapa perolehan pasangan calon selama menjabat 5 tahun ke belakang.

    "Jika pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor tersebut adalah petahanan ataupun pengusaha penting masyarakat terinformasikan harta kekayaannya, karena masyarakat akan mengukur seberapa besar perusahaan yang dikelolanya, mungkin apa tidak dia memiliki harta kekayaan sebesar atau sekecil itu," kata Yusfitriadi.

    Kedua, LHKPN para Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor nantinya akan disandingkan dengan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) hingga bisa dilihat seberapa besar sumbangan pasangan calon, apakah wajar atau tidak wajar dibandingan dengan harta yang dimilikinya.


    TAG :


    Berita TERKAIT