• Headline

    Sanksi Menanti PNS Berpolitik

    Oleh : Rizki Mauludi12 Januari 2018 00:59
    INILAH, Bogor - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat kembali mengingatkan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Bogor harus menjaga netralitas pada Pemilihan Wali Kota (Piwalkot) Bogor 2018. Sekda tidak akan bosan untuk mengingatkan kepada para PNS agar tidak melakukan manuver yang berbau kampanye di salah satu calon.

    "Dari mulai hari ini sampai 14 Januari 2018, Wali Kota Bogor masih Bima Arya Sugiarto. Itu semua untuk komunikasi perihal pelaporan dari PNS kepada Wali Kota Bogor. Tetapi sesudah itu tanggal 15 Januari 2018 penetapan pencalonan kepada Bima Arya, ya tidak boleh," ungkapnya pada Kamis (11/1) sore.

    Ade melanjutkan, saat pertemuan rutin dan pertemuan lainnya dirinya kerap mengingatkan kepada para PNS untuk fokus bekerja saat event Piwalkot Bogor.

    "Netral disini tidak keberpihakan kepada calon manapun atau siapapun. Kecuali untuk mencoblos yang merupakan hak mereka warga Kota Bogor. Saya juga meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor keliling ke OPD juga wilayah menekankan netralitas," tambahnya.

    Ade juga mengatakan, diluar itu PNS harus mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Karena agar mensukseskan Piwalkot Bogor 2018.

    "Saya kira sudah jelas, jangan sampai ada pelanggaran dilapangan. Saya akan menindak tegas bila ada temuan PNS yang tidak netral," tegasnya.

    Ade menekankan, PNS harus tetap fokus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sehingga masyarakat merasakan kinerja bagus dari PNS.

    "Minimal tiga hal yang harus diwujudkan dari PNS yakni memberikan pelayanan yang baik dan adil, muncul kemandirian di masyarakat serta melakukan pembangunan dan bisa dirasakan masyarakat," pungkasnya. [jek]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT