• Headline

    Penyebab Penembakan di Lipss Club Hanya Karena Briptu R dan F Tak Mau Ngalah Soal Parkir

    Oleh : Rizki Mauludi20 Januari 2018 19:01
    INILAH, Bogor - Aksi keributan antara anggota Brimob Briptu R (27) dengan kader DPP Gerindra F (26) yang mengakibatkan mahasiwa tersebut meninggal dunia, ternyata dipicu permasalahan papasan kendaraan di parkiran.

    Keduanya enggan mengalah hingga terjadi cekcok mulut dan rebutan senjata, akhirnya senjata meletus mengenai dada korban.

    Seperti diketahui keributan antara anggota Brimob dan mahasiwa terjadi di Parkiran Lipss Club Bogor Jalan Sukasari 3, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur pada Sabtu (20/1) dinihari.

    Diketahui kader Gerindra meninggal atas nama F asal Talete Satu Lingk. V, Desa Talete Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Sementara Briptu R warga Kampung KS Tubun Rt 07/09, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor.

    Kasubag Humas Polresta Bogor Kota, AKP Yuni Astuti mengatakan, kepolisian telah memeriksa dua orang saksi yaitu Arif Rochman (25) dan Lusiana Fitriani (22) yang berada di tempat kejadian perkara (tkp).

    "Polisi juga mengamankan satu pucuk senjata api jenis glock 17 kaliber 9 mm, satu buah magazin dan empat buah peluru," ungkapnya.

    Ia melanjutkan, untuk kronologis sendiri terjadi cek-cok mulut di jalan masuk lips disebabkan saling tidak mau mengalah antara pengendara mobil dan motor yang akan keluar. Motor dikendarai oleh anggota Bagops Mako Korp Brimob Polri briptu R dan mobil dikendarai oleh nama F.

    "F bersama dengan tiga temannya akan masuk di parkiran Lipps Club Bogor, berpapasan dengan sepeda motor yang mau keluar dari lokasi yang dikendarai oleh anggota Brimob, kedua belah pihak saling tidak mau mengalah hingga korban dan teman-temannya keluar dari mobil," bebernya.

    Selanjutnya, kata Yuni, F dan teman-temannya cek-cok mulut dengan anggota Brimob briptu R, anggota brimob kemudian berupaya untuk mengeluarkan senjata api (senpi) setelah itu terjadi saling rebutan senjata api. Tidak lama kemudian terdengar suara letusan yang mengenai dada F.

    "Mengetahui hal tersebut rekan-rekan korban kemudian mengeroyok anggota Brimob. Korban F dibawa ke ke rumah sakit Vania Jalan Siliwangi Bogor untuk dilakukan pertolongan secara medis, namun setibanya di RS korban sudah meninggal dunia. Sementara anggota Brimob Briptu R dibawa ke RS PMI Bogor, namun karena butuh penanganan yang lebih baik selanjutnya dirujuk ke RS Polri Kramatjati," jelasnya.


    Tags :


    Berita TERKAIT