• Headline

    Kejadian Penembakan Bukan di Parkirannya, Lipss Club Menolak Ditutup dan Akan Tetap Beroperasi

    Oleh : Rizki Mauludi22 Januari 2018 10:29
    INILAH, Bogor - Rencana penutupan Lipss Club oleh Wali Kota Bogor, mengundang pertanyaan dari pihak pemilik Lipss Club. Pihak Lipss club mengklaim keributan terjadi di parkiran umum depan ruko Tiara, yang berjarak 50 meter dari parkiran Lipss Club.

    Pihak Lipss Club juga keberatan apabila penutupan tetap dilakukan, dikarenakan pemicu keributan bukan dari dalam club. Dan pada Senin (22/1) malam Lipss club akan buka seperti biasa.

    Pemilik Lipss Club Edi Susanto mengatakan, terkait adanya kejadian keributan anggota Brimob Briptu AR dengan F yang merupakan kader Gerindra hingga menewaskan F, dirinya tidak mengetahui.

    Dia hanya mendapat laporan dari karyawan Lipss bahwa ada bentrokan didekat Lipss Club tepatnya di depan Tiara yang merupakan parkiran umum.

    "Jadi jauh dari Lipss Club, yang ramai di media adalah kejadian di depan Lipss. Itu salah, saya mengklarifikasi itu di parkiran umum. Masalah bentrokan menurut laporan pekerja Lipss, di parkiran yang satu pakai motor mau keluar dan mobil mau masuk," ungkapnya pada Minggu (21/1) malam.

    Edi melanjutkan, dirinya tidak mengetahui yang terlibat keributan dari mana dan mau ke mana. Tapi ramai di media yang menggunakan mobil mau ke Dunkin Donat.

    "Kami semua dari pihak Lipss karyawan maupun keamanan tidak mengetahui itu, saat ada suara tembakan keamanan lari keluar. Barulah di situ diketahui adanya kejadian orang tertembak," tambahnya.

    Edi menegaskan, kejadian di dekat jalan raya. Sementara Lipss posisinya di dalam sekitar 50 meter dari jalan raya. Kejadian bukan di parkiran Lipss, dan parkiran ruko Tiara.

    "Kalau masalah izin Lipss sudah berusaha melengkapi, dahulu pernah dirazia Wali Kota Bogor. Beliau sudah melihat surat-surat kami, kalau ada perubahan adminitrasi kami tidak mengetahuinya," tegasnya.

    Edi menjelaskan, kalau surat izin pihaknya tidak lengkap, bisa jadi sejak dulu sudah ditegur atau ditutup saat razia oleh Wali Kota Bogor. Pihaknya tidak pernah mau melanggar aturan, tapi mengikuti ketentuan yang ada.

    "Saya mengikuti pemerintah, kalau saya mempunyai salah silahkan menerimanya. Kalau saya ditutup, apa salahnya itu pertanyaan saya?. Saya juga tidak mengenali pihak-pihak yang keributan, bahkan bukan member Lipss," terangnya.

    "Yang saya tahu ada aparat yang terlibat dalam keributan, saya takut ada dampak terhadap Lipss, maka diambil keputusan tutup sementara. Hari Senin (22/1) saya akan buka kembali," pungkasnya.

    Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menegaskan tidak akan memperpanjang izin tempat hiburan malam yang bermasalah. Hal tersebut dikarenakan adanya kasus penembakan yang menyebabkan satu orang tewas dan satu kritis di areal parkir Lipss Club & Karaoke, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.


    TAG :


    Berita TERKAIT