• Headline

    Selama 536 Tahun, Anies Gubernur DKI Pertama Yang ke Balai Kota Bogor

    Oleh : Rizki Mauludi12 Februari 2018 14:42
    INILAH, Bogor - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk pertamakalinya menyambangi Balai Kota Bogor pada Senin (12/2) pagi. Anies bersama rengrengan ingin meninjau kolam retensi dan bendungan Ciliwung Katulampa.

    Pada pukul 11.02 WIB rombongan Anies tiba di Balai Kota Bogor yang langsung disambut Wali Kota Bogor Bima Arya bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait dengan permasalahan banjir sungai Ciliwung.

    Bima Arya dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dan, merupakan sejarah bagi Kota Bogor selama 536 tahun, karena ini pertama kali Gubernur DKI Jakarta datang ke Kota Bogor.

    "Baru kali ini Gubernur DKI Jakarta ke sini. Kalau presiden sudah dua, Presiden Jokowi sudah ke sini dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga sudah pernah," ungkap Bima.

    Bima melajutkan, antara DKI Jakarta dengan Kota Bogor harus duduk bersama. Harus duduk sama-sama merancang masalah penanganan banjir.

    "Saya kira model itu harus diperbaiki polanya, karena ada kesepakatan bersama kawasan Jabodetabek yang dilalui sungai Ciliwung. Pada perkembangannya isu banjir ini naik ketika bencana terjadi," tambahnya.

    Bima menekankan, hal yang harus dilakukan adalah normalisasi sungai lintas batas wilayah, penataan bantaran sungai Ciliwung, revitalisasi situ-situ dan pembangunan kolam retensi.

    "Harus ada juga pembuatan sumur resapan dan biopori di DAS Cisadane dan Ciliwung. Katulampa hanya warning sistem, alat pengukur saja, dan bukan bendungan yang kalau jebol mengancam warga Jakarta. Bisa dilihat di lapangan seperti apa," jelas Bima.

    Sementara itu, Anies Baswedan mengatakan, maksud kedatangannya adalah membuka babak baru kerjasama Kota Bogor dan Pemprov DKI Jakarta.

    Dirinya membawa Asisten Pembangunan Gamal Sudrajay, Kadis DLH Isnawa Adji, Kepala Dinas Sumber Daya Air Teguh, Kepala Bina Marga Yusmada Faizal dan Kepala Tata Pemerintahan Premi Lasari.

    "Saya juga sebagai Ketua Badan Kerja Sama Pembangunan Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, Bekasi, dan Cianjur (BKSP Jabodetabekjur), akan menjadikan forum itu aktif dengan cara duduk bersama membicarakan lintas wilayah. Bagi warga tidak ada bedanya Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Banten dan Pemprov Jawa Barat karena mereka warga Indonesia," bebernya.

    Anies menegaskan, cara pengelolaan kerjasama harus diubah, rakyat jangan sampai mendapatkan manfaat yang tidak optimal. Dirinya mewakili DKI Jakarta menyampaikan apresiasi kepada Kota Bogor saat Bendungan Katulampa ketinggian air 240 cm cepat berkordinasi dan mengantisipasi.

    "Jajaran kita agar segera saling komunikasi, nanti disediakan forum khusus," tegasnya.

    Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengatakan, selain kolam retensi untuk memperlambat air masuk ke Jakarta, harus ada normalisasi bantaran sungai Ciliwung.

    "Diperlukan pemasangan turap-turap sepanjang sungai Ciliwung. Apalagi di kampung Bebek, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara," jelasnya.


    TAG :


    Berita TERKAIT