• Iriawan Minta Akses ke Pakansari Steril dari PKL

    Oleh : Rianto Nurdiansyah10 Juli 2018 17:40
    INILAH, Bogor-Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat M Iriawan meminta akses menuju Stadion Pakansari steril dari Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warung bertenda biru.

    Itu demi kerapian juga keindahan stadion sebagai venue Sepakbola di Asian Games pada 18 Agustus 2018 mendatang.

    "Mohon dibersihkan, tidak boleh ada lapak dan tenda-tenda warung di akses dan area menuju Pakansari khususnya Asian Games, karena kerapian, kebersihan dan keamanan itu jadi cerminan kita nanti," ujar Iriawan usai meninjau area stadion Pakansari di Cibinong Kabupaten Bogor, Selasa (10/07/2018).

    Dia mengatakan, Jabar sebagai salah satu tuan rumah akan mempersiapkan kesuksesan Asian Games 2018 nanti. Selain Jabar, hajat olahraga internasional ini akan digelar di Jakarta dan Palembang.

    Menurutnya, tidak menutup kemungkinan bila hal itu terwujud, Indonesia akan berpeluang menjadi tuan rumah Olimpiade.

    "Tidak menutup kemungkinan jika penyelenggaraan Asian Games ini sukses, kita akan jadi tuan rumah Olimpiade, itu harapan kami," katanya.

    Selain Cabor sepakbola, di Kabupaten Bogor juga akan digelar pertandingan Cabor Paragliding yang berlokasi di kawasan Puncak, Cisarua.

    Sejauh ini dari tinjauannya, Stadion Pakansari secara keseluruhan siap digunakan, baik pada kondisi rumput, tribun penonton dan sarana penunjang lainnya termasuk tim medis.

    "Pakansari kan sering dipakai pertandingan skala nasional dan internasional jadi tidak ada masalah, tadi kami juga sudah lihat kondisi lapangan dan sarana penunjang lainnya tinggal akses menuju stadionnya saja, karena harus clear," tutur Iriawan yang didampingi Bupati Bogor dan Ketua KONI Jabar.

    Selain stadion Pakansari, Iriawan juga akan mengecek Cabor Paragliding. Menurut informasi yang ia terima permasalahan yang sama juga terjadi di venue tersebut yaitu akses dan penempatan para pedagang yang belum teratur.

    "Laporan yang kami dapat memang ada yang kurang, tapi hanya di akses dan pedagang saja. Kami akan cek dulu karena ini harus dimaksimalkan," ucapnya.

    Iriawan optimistis, permasalahan pada kedua venue tersebut akan selesai sebelum dimulainya penyelenggaraan. Khusus untuk Cabor sepakbola akan dimulai pada tanggal 14 Agustus 2014 atau sebelum opening ceremony karena harus menggelar babak penyisihan terlebih dahulu.


    TAG :


    Berita TERKAIT