• Diserang Isu Selingkuh, Ini Permintaan Sandiaga Uno kepada Relawan

    Oleh : Reza Zurifwan26 September 2018 14:57
    fotografer: Reza Zurifwan
    INILAH, Bogor - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno tidak terganggu dengan dimuatnya berita skandal perselingkuhaannya dengan wanita berinisial MB di salah satu situs atau website.

    Ditemui usai mengisi acara Seminar Milenial Preneur di Perumahan Kota Wisata, Gunung Putri Kabupaten Bogor Sandiaga Uno mengatakan cukup heran dengan adanya kampanye hitam tersebut padahal akhir pekan lalu KPU RI dan peserta pemilu baru mengikrarkan kampanye damai dan Tolak Hoax di Lapangan Monas Jakarta.

    "Saya, keluarga, sahabat dan relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak boleh baperan karena ini sudah menjadi resiko kita sebagai politisi atau peserta pemilu," kata Sandiaga kepada wartawan, Rabu (26/9).

    Dia menerangkan kabar perselingkuhannya dengan wanita berinisial MB adalah kabar yang sama sekali tidak benar atau hoax dan ini merupakan bagian serangan oknum yang tidak bertanggung jawab.

    "Kabar perselingkuhan itu hoax dan fitnah belaka, oleh karenanya saya meminta maaf kepada keluarga, teman dan relawan karena kampanye hitam ini masih terjadi. Saya mengambil hikmah dari kejadian ini karena difitnah seperti ini menggugurkan dosa kita," terangnya.

    Sandiaga berharap relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tetap tenang akan serangan berita fitnah ini karena kasus ini sudah dilaporkan tim kampanye ke pihak kepolisian.

    "Tim kampanye atau bidang hukum Prabowo-Sandiaga Uno akan melaporkan kasus serangan berita fitnah ini ke pihak berwajib. Relawan kami minta tetap tenang, tidak baperan dan tetap berdoa," harap Sandi.

    Kemarin, pihak kepolisian langsung meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir situs hoax tersebut. Pemblokiran ini untuk menghindari semakin meluasnya kabar hoax terkait perselingkuhan mantan Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN).

    “Kepolisian sudah melakukan komunikasi dengan Kemenkominfo untuk memblokir situs hoax tersebut,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

    Terpisah, Kominfo juga sudah meminta penyedia layanan internet untuk memblokir yang terkait dengan situs skandal kandidat calon wakil presiden Sandiaga Uno.



    "Kami dapat permintaan dari Mabes Polri untuk pemblokiran pada pukul 9 pagi. Lalu kami berkoordinasi ke dalam. Jam 10.30 sistem kami yang langsung terkoneksi dengan ISP bekerja untuk melakukan permintaan untuk segera memblokir situs hoax tersebut," tutur Plt Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu.

    Ia melanjutkan, situs tersebut dipastikan bernada kampanye hitam atau black campaign, apalagi berita hoax ini muncul saat masa kampanye.

    "Posisi kita memang sedang proses Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dan nama yang muncul tersebut adalah salh satu calon wakil
    presiden Indonesia," lanjutnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT