• Jam Mengajar Guru Jadi 40 Jam Dalam Seminggu

    Oleh : ule16 Juni 2017 19:41
    INILAH, Jakarta - Pemerintah mengubah peraturan terkait tunjangan profesi guru (TPG) yang semula kewajiban mengajar selama 24 jam dalam seminggu menjadi kewajiban 40 jam kerja dalam satu minggu.

    Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud, Sumarna Surapranata mengatakan, perubahan ketentuan tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

    Pranata menjelaskan, beban kerja selama 40 jam itu mencakup tatap muka di kelas dan kegiatan lainnya yang masih berhubungan dengan belajar mengajar.

    Menurutnya, beban kerja yang saat ini terbilang mudah bagi guru karena mereka kini tidak perlu lagi mencari kelas di sekolah lain untuk pemenuhan tatap muka.

    "Termasuk aktif di organisasi guru juga dihitung jam kerja. Atau ke pasar bersama murid untuk praktik pelajaran ekonomi," kata Pranata kepada wartawan ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (16/6).

    Peraturan tersebut mulai berlaku efektif pada tahun ajaran baru 2017/2018. Pranata menegaskan kewajiban 24 jam tatap muka atau mengajar sudah tidak berlaku lagi yang sebelumnya sebagai pemenuhan syarat mendapatkan tunjangan profesi.

    Dia menjabarkan kewajiban 40 jam kerja dalam seminggu tersebut dibagi menjadi lima tugas yang disebut 5M, yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pengajaran tatap muka, menilai atau memberi skor hasil belajar anak didik, melaksanakan bimbingan, dan melaksanakan tugas tambahan seperti pembinaan pramuka atau menjadi wali kelas.

    Merencanakan pembelajaran dan penilaian yang sebelumnya dilakukan di rumah, kata Sumarna, kini harus dilakukan saat jam kerja di sekolah. Dia menjelaskan guru juga tidak lagi terikat dengan ketentuan minimal jam mengajar.

    Jam mengajar di sekolah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah yang memiliki jumlah siswa dan kelas yang berbeda-beda. "Kalau dulu guru harus pindah sana-sini untuk penuhi 24 jam kerja, sekarang nggak lagi," kata dia.

    "Pemenuhan jam kerja 40 jam per minggu dilaksanakan pada tahun ajaran baru selama lima hari kerja. Misalnya masuk jam 7.00 jam pulang jam 15.00 dan mereka yang masuk jam 8.00 selesai tugas jam 16.00," kata Pranata.