• Headline

    Sektor Pariwisata Paling Siap

    Oleh : Doni Ramdhani28 Juli 2016 07:06
    ilustrasi
    SAAT ini, sektor pariwisata berkembang menjadi bisnis utama untuk meraup devisa. Nada optimisme diungkapkan berbagai kalangan.

    Dari sisi akademisi, Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STP) Anang Sutono mengaku sektor pariwisata ini relatif paling siap dibandingkan sektor lain.

    "Kita serius menggarap pasar luar negeri. Satu negara yang menjadi bidikan yakni Cina. Ini beralasan, meski angkanya saya tidak terlalu hafal, berdasarkan data dari sana menunjukkan pertumbuhan wisatawan asal Cina ke Indonesia itu paling tinggi, nomor satu," kata Anang usai menerima delegasi kunjungan dari Education Department of Hainan Province China, Rabu (27/7).

    Menurutnya, di era masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) ini Indonesia relatif paling siap dibandingkan dengan negara serumpun lainnya. Pasalnya, dari segi competitiveness itu pariwisata di Tanah Air relatif lebih mumpuni.

    Anang menyebutkan, kunci dalam nilai-nilai kompetisi tercermin dalam tiga poin khusus, yakni sumber daya manusia (SDM) yang skillfull, knowledegable, dan attitude.

    "Dibandingkan dengan negara anggota MEA lainnya, SDM pariwisata Indonesia untuk tiga domain tersebut paling tinggi. Apalagi, lulusan STP Bandung yang terhitung sebanyak 20.500 alumni itu kini menyebar dan bekerja secara global dan profesional di bidang pariwisata," jelasnya seraya menyebutkan dia tidak takut menghadapi persaingan dari Thailand, Malaysia, dan Vietnam.

    Selain itu, ada sejumlah faktor lain yang memperkuat posisi Indonesia. Seperti saat itu dimana STP Bandung menerima delegasi kunjungan dari Education Department of Hainan Province China.

    Delegasi yang terdiri dari 11 universitas di Provinsi Hainan ini diakuinya sebagai penguat Indonesia di mata dunia.

    "Kunjungan dari Cina ini memberikan kekuatan SDM. Mereka akan kerja sama dengan kita di bidang pertukaran mahasiswa hingga membuat program khusus. Rencananya, mereka akan mendirikan The Centre of Chinesse Culture and Language di sini," ucapnya.

    Anang pun menaruh harapan besar di Jabar. Sebagai akar pariwisata, Tatar Priangan ini memiliki kultur yang kuat. Selain itu, segala macam potensi pariwisata hampir seluruhnya terdapat di sini.

    "Menteri (Pariwisata) Arief Yahya sendiri, yakin pasar Cina ke Indonesia ini harus digarap serius," tambahnya.

    Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya saat ini menggerakan roda Kementerian Pariwisata secara simultan. Selain menggenjot promosi, pengembangan destinasi, dan industri pariwisata, pihaknya terlibat proses membangun kelembagaan dan SDM yang fundamental.

    Dia menginstruksikan untuk terus menggenjot capaian jumlah maupun mutu. Kualitas minimal yakni standar MEA sehingga memiliki keunggulan komparatif jika dibandingkan dengan tenaga kerja dari negara lain.

    Implementasi peningkatan kualitas SDM ini memberikan dorongan pihaknya untuk mengatrol kualitas pendidikan dan SDM pariwisata di tanah air. Rencananya, Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) perguruan tinggi negeri dan swasta itu akan digelat pada 3-5 Agustus mendatang.

    Rakornas ini akan diikuti oleh perguruan tinggi yang memiliki fakultas, jurusan dan program studi pariwisata tahun 2016. Setidaknya, terdapat 120 perguruan tinggi yang akan menjadi peserta Rakornas yang akan digelar di Bali tersebut. (jul)

    TAG :


    Berita TERKAIT