• BI Jabar Dorong Perikanan di Jabar Selatan

    Oleh : Doni Ramdhani12 Januari 2018 21:53
    INILAH, Bandung - Kabupaten Sukabumi ditargetkan menjadi salah satu sentra perikanan terbesar di kawasan Jabar Selatan. Untuk itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jabar memberikan bantuan kepada nelayan di Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

    Kepala KPwBI Jabar Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, bantuan berupa keramba jaring apung yang diharapkan menjadi bagian dari program pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Unggulan BI. Bantuan dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) ini pun mendukung pengembangan ekonomi lokal sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

    "Bantuan yang kami berikan ini diharapkan dapat mendorong kinerja Kelompok Budidaya Perikanan Sinar Laut Kidul sehingga mampu menghasilkan hasil budidaya biota laut yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi," kata Wiwiek, Jumat (12/1).

    Menurutnya, Kelompok Nelayan Sinar Laut Kidul merupakan salah satu kelompok budidaya perikanan yang memiliki 12 orang anggota. Kelompok yang dipimpin Bambang ini sejak 2010 menjadi kelompok budidaya perikanan yang menggunakan wadah pengembangan jenis mata pencaharian tambahan. Selain penangkapan ikan dan pengasinan ikan, para anggota kelompok nelayan ini melakukan budidaya lobster jenis pasir dan mutiara.

    Dia mengharapkan, bantuan empat unit keramba jaring apung tersebut bisa meningkatkan kinerja dan diharapkan mampu merangkul kelompok budidaya perikanan lainnya yang tergabung dalam sebuah Gabungan Kelompok Budidaya Perikanan. Tujuan program pengembangan UMKM Unggulan ini untuk menumbuhkan dan menciptakan pusat aktivitas ekonomi baru yang dapat dilakukan masyarakat setempat.

    Seremoni penyerahan bantuan ini dilakukan pada Kamis (11/1) di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Pelabuhan Ratu. Pemberian bantuan ini disaksikan Bupati Sukabumi Marwan Hamami, dan anggota Komisi XI DPR RI Dapil Jawa Barat IV Heri Gunawan, dan Maman Suparman selaku koordinator rumah aspirasi dan inspirasi Heri Gunawan.

    Keramba jaring apung yang diserahkan ini berbahan prime grade polyethylene (PE) dengan anti-UV. Diharapkan, setiap unit keramba ini mampu bertahan selama 20 tahun. Bantuan ini pun merupakan komitmen KPwBI Jabar dalam memajukan sektor kemaritiman Indonesia. (doni ramdhani/jul)