• Reaktivasi Jalur KA Cianjur-Padalarang Dibagi Dua Paket

    Oleh : Doni Ramdhani11 Juli 2018 21:34
    INILAH, Bandung - Rencana reaktivasi sejumlah jalur kereta api saat ini mulai dikerjakan. Manager Humas Daop 2 Bandung Joni Martinus mengatakan, salah satu jalur KA yang diaktifkan kembali itu trase Cianjur-Padalarang.

    "Reaktivasi jalur itu sekarang sedang dalam tahap pengerjaan proyek. Reaktivasi jalur Cianjur-Padalarang itu terbagi dalam dua paket," kata Joni, Rabu (11/7).

    Pada Juni ini, pemerintah mengerjakan paket satu yakni jalur Cianjur ke Ciranjang. Nantinya, jalur tersebut tembus hingga ke Padalarang. Pengerjaan proyek ini masuk dalam paket dua. Pengerjaan yang dijalankan itu termasuk pembenahan stasiun.

    Menurutnya, proyek tersebut dikerjakan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Meski demikian, pihaknya memberikan bantuan untuk membenahi infrastruktur yang ada. Sejumlah pembenahan mulai dari penggantian rel yang lebih lebar sesuai dengan lebar kereta. Lengkungan pun diperbaiki, tanah dipadatkan, serta pengecatan dan pengecekan jembatan.

    "Targetnya, jalur ini diharapkan pada akhri 2019 bisa beroperasi," tambahnya.

    Dari informasi yang dihimpun, reaktivasi jalur KA Cianjur-Padalarang sepanjang 44 km ini paralel dengan pembangunan double track jalur KA Bogor-Sukabumi sepanjang 57 km.

    Reaktivasi jalur Cianjur-Padalarang ini dinantikan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Sebagai operator, jika jalur KA ini diaktifkan maka masyarakat Bogor yang hendak pergi ke Bandung bisa langsung naik kereta tanpa harus ke Jakarta. Jalur KA Cianjur-Padalarang ini akan terkoneksi dengan jalur KA Bogor-Sukabumi-Cianjur yang sudah lebih dahulu diaktifkan.

    Rencana reaktivasi jalur sepanjang 44 km tersebut sempat menghadapi sejumlah kendala. Pasalnya, jalur Cianjur-Padalarang itu membutuhkan banyak perbaikan sebab rute tersebut cukup curam dan rawan longsor.

    Jalur Cianjur Padalarang ini nantinya akan melewati beberapa stasiun kecil. Di antaranya Tagog Apu, Cipatat, Rajamandala, Cipeuyeum, Ciranjang, Selajambe, Tipar, dan Maleber. Rute yang ditempuh rangkaian kereta pun relatif tak mudah. Sebab, dalam perjalanannya kereta harus melalui kontur berbukit dan menanjak seperti di Rajamandala-Tagog Apu-Cipatat.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT