• Headline

    Purwakarta Awasi Penjualan Daging Jelang Lebaran

    Oleh : Asep Mulyana19 Juni 2017 18:17
    INILAH, Purwakarta - Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta, membentuk petugas pengawas penjualan daging sapi jelang lebaran mendatang.

    Tim monitoring ini, nantinya akan disebar ke sejumlah rumah pemotongan hewan. Hal ini dilakukan untuk memastikan jika hewan yang akan dipotong para pedagang tidak terinfeksi penyakit berbahaya.

    "Tim pengawan ini sudah melakukan monitoring sejak awal puasa kemarin," ujar ‎‎Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Purwakarta, Ita Sri Wuryasturati, Senin (19/6/2017).

    Dia mengaku, ‎petugasnya secara intensif melakukan pengawasan ‎ke sejumlah rumah pemotongan hewan maupun ke pasar-pasar. Tapi, khusus untuk Idul Fitri ini frekuensi pengawasannya akan lebih ditingkatkan.

    Adapun petugas yang disebar berjumlah 20 orang.‎ Mereka bertugas mengawasi setiap pemotongan hewan. Termasuk rumah potong untuk sapi dan ‎ayam. Selain itu, pihaknya pun memantau peredaran daging yang dijual, serta memeriksa sarana prasaran yang digunakan.

    Dia mengatakan, pengawasan akan terus dilakukan, meskipun belum ditemukan kasus daging gelonggongan di wilayahnya. Apalagi, lanjut dia, menjelang lebaran nanti permintaan akan daging pasti meningkat. Bahkan, peningkatannya sekitar dua sampai tiga kali lipat.

    "Jika di hari normal kebutuhan akan sapi hanya 225-250 ekor per bulannya. ‎Selama puasa hingga lebaran nanti kebutuhannya naik jadi 600 ekor," imbuh dia.

    Terkait stok daging sapi, Ita memastikan, ‎saat ini cukup aman. Tak hanya itu, stok daging juga terbantu dengan adanya daging beku impor. Saat ini, daging beku yang masuk ke Purwakarta diperkirakan mencapai dua ton.

    "Jadi, untuk daging sapi stoknya sangat aman. Sebab, selain daging dari sapi lokal cukup melimpah, daging impor juga banyak," jelas dia.

    Untuk harga, dia menambahkan, sampai saat ini masih normal. Daging sapi lokal harganya Rp 110 ribu per kilogram. Sedangkan, untuk daging beku harganya sudah dipatok dari pusat, antara Rp 80 ribu - Rp 90 ribu per kilogram.

    Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan perindustrian Kabupaten Purwakarta, Entis Sutisna memastikan, harga daging jelang lebaran yang ada di wilayahnya sangat stabil.

    Harganya, diprediksi tak akan lebih dari Rp 110 ribu per kilogram untuk daging sapi lokal. Apalagi, saat ini stoknya cukup banyak.

    "Selain daging lokal, pasar kita juga kan diserbu oleh daging impor yang harganya lebih murah. Jadi, kami prediksi harga daging cenderung stabil hingga lebaran nanti," ujarnya‎ singkat. [ito] adv



meikarta.. the world of ours