• Headline

    Kasar dan Tak Beretika, Warga Laporkan Perampasan Kendaraan oleh Debt Collector

    Oleh : redaksi12 Agustus 2017 10:36
    INILAH, Bandung - Seorang warga melaporkan aksi komplotan "debt collector" atau penagih utang ke Kepolisian Resor Garut karena melakukan perampasan mobil di Jalan Raya Ahmad Yani, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

    "Saya tak terima atas perlakuan mereka sehingga saya memutuskan untuk melaporkannya ke polisi," kata Sopian Faris pemilik mobil yang dirampas penagih utang saat melaporkan kasus perampasan mobilnya ke Polres Garut.

    Ia menuturkan, aksi perampasan mobil Grand Max nomor polisi Z 8276 DS oleh oknum penagih utang itu terjadi saat melintas di Jalan Ahmad Yani, Selasa (8/8) sekitar pukul 13.00 WIB.

    Pelaku perampasan mobil tersebut, kata dia, memepet mobil kemudian mengambil kunci kontak mobil dengan bersikap kasar, dan meminta untuk turun hingga akhirnya mobil dibawa kabur.

    "Perlakuannya sudah benar-benar keterlaluan dan tak beretika, mereka langsung memepet kendaraan yang sedang saya pakai dan langsung melakukan perampasan," kata warga Sukaregang, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota itu.

    Ia mengungkapkan, mobil yang dikendarainya merupakan cicilan, dan beberapa bulan belum memenuhi kewajiban cicilan mobil tersebut.

    Namun, Sopian menyesalkan cara komplotan penagih utang yang diperintahkan oleh pihak lembaga pembiayaan kredit kendaraan bermotor seperti aksi perampokan.

    "Aksi mereka tak ubahnya seperti perampok dengan melakukan perampasan di jalan, seolah-olah tidak ada hukum di negeri ini," katanya.

    Kepala Subag Humas Polres Garut, AKP Ridwan Tampubolon, membenarkan adanya warga yang melaporkan kasus perampasan kendaraan roda empat oleh komplotan oknum penagih utang.

    Kepolisian, kata dia, belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait laporan perampasan mobil tersebut karena masih dalam penyelidikan.

    "Benar ada yang melaporkan aksi perampasan kendaraan, dan sekarang kasusnya sedang ditindaklanjuti," kata Ridwan. [ito]