• Headline

    Menhub Minta Warga Mudik Sebelum H-3

    Oleh : erika20 Mei 2018 17:24
    INILAH, Cirebon- Peningkatan arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 dan H-2 lebaran. Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat menyiapkan 110 bus untuk mudik gratis.

    Menteri Perhubungan RI, Budi Karya saat di Cirebon mengimbau, masyarakat melakukan mudik sebelum H-3 maupun H-2 untuk menghindari kepadatan arus mudik.

    Dia menyarankan pemudik melakukan perjalanan pada H-7 atau H-6 lebaran.

    "Bijak pilih hari, lihat kepadatannya. Bisa H-7 atau H-6 lebaran," kata Budi kala mengisi kuliah umum di Universitas Swadaya Gunungjati (Unswagati), Kota Cirebon, Minggu (20/5).

    Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan calon pemudik untuk tak mengendarai sepeda motor. Dia menyebutkan, angka kecelakaan motor saat mudik mencapai sekitar 70%.

    Pihaknya menyarankan pemudik lebih memanfaatkan transportasi umum yang telah disiapkan, baik kendaraan darat, udara, maupun laut. Sepeda motor milik pemudik pun dapat diangkut kereta maupun menggunakan kapal laut.

    Di sisi lain, dia pun meminta setiap dinas perhubungan di daerah maupun kepolisian untuk melaksanakan pengecekan terhadap kendaraan umum yang akan digunakan untuk mudik. Pengecekan di antaranya meliputi ban, rem, spion, dan lainnya.

    Bukan hanya angkutan umum, pihaknya juga mengingatkan pemudik yang hendak menggunakan mobil pribadi untuk pula mengecek kendaraannya sebelum berangkat.

    Sementara, dia mengatakan, terjadi peningkatan pemudik yang memanfaatkan jalur udara sekitar 9%.

    Dalam kesempatan itu, pemudik disarankan tak mengandalkan jalur tol guna menghindari kepadatan di tol. Ruas jalan nasional, imbuhnya, saat ini telah mulus sehingga bisa dijadikan pilihan untuk dilintasi selama arus mudik maupun balik.

    "Kepadatan akan lebih merata kalau dilakukan dua hal, masing-masing memilih moda transportasi yang beragam, mulai dari kapal, kereta api, bus, serta memilih waktu tepat dengan tak mengandalkan dua atau tiga hari sebelum lebaran," papar Budi.

    Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Dedi Taufik menyebutkan, akan disiapkan sedikitnya 110 bus gratis sebagai angkutan mudik tahun ini.

    Pihaknya menargetkan sekitar 5.000 kursi bagi pemudik se-Jabar untuk pulang ke kampung halamannya masing-masing.

    "Rencananya dioperasikan pada 9 Juni 2018 di beberapa kota se-Jabar yakni Bekasi, Bogor, Sukabumi, Bandung, dan Cirebon. Tujuannya Semarang dan Solo di Jawa Tengah serta Yogyakarta di Daerah Istimewa Yogyakarta," tutur Dedi.

    Untuk mengikuti program mudik gratis yang disediakan Dishub Jabar ini, masyarakat harus mendaftar seraya menyertakan KTP-el, Kartu Keluarga (KK). Bagi pemudik balita, orang tua diwajibkan menyertakan akta kelahiran.

    Selain untuk penumpang orang, pihaknya juga menyiapkan angkutan barang, semisal sepeda motor, dengan menyiapkan truk. Meski belum diketahui berapa unit truk yang akan disiapkan tahun ini, dia menyebutkan, tahun lalu Dishub Jabar menyiapkan sedikitnya empat unit truk.

    "Satu truk bisa mengangkut 15 unit sepeda motor," ujarnya.

    Mudik gratis oleh Dishub Jabar sendiri telah dilaksanakan selama sekitar lima tahun terakhir dengan tujuan meminimalisir angka kecelakaan maupun kemacetan. Dia mengklaim, sejauh ini animo masyarakat mengikuti mudik gratis sudah tinggi.

    TAG :


    Berita TERKAIT