• Headline

    5 Terduga Teroris Diamankan di Indramayu

    Oleh : erika15 Juli 2018 17:53
    INILAH, Indramayu- Lima orang yang diduga terlibat dalam rencana aksi teror diamankan petugas di Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/7) dan Minggu (15/7).

    Mereka diamankan saat petugas tengah melakukan operasi penindakan hukum di beberapa lokasi di Indramayu.

    Kelima orang yang diamankan yakni AS (44) dan IIB (16), keduanya merupakan ayah-anak dan tercatat warga Kelurahan/Kecamatan Anjatan, R (31), warga Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Binong, M (39), warga Kelurahan Kertawangun, Kecamatan Kandanghaur, dan Mu (32), warga Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang. Mereka diduga anggota kelompok JAD Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

    AS diduga merencanakan aksi teror dengan membuat bom. Ketiga terduga lainnya pun diduga mengetahui rencana aksi itu dan berniat melaksanakannya.

    Baik AS dan IIB diamankan di bengkel motor milik AS di Jalan Raya Anjatan, Blok Bernuk, Kecamatan Anjatan, yang berlokasi tepat di sisi jalan raya. Saat penangkapan, petugas diketahui mengerahkan sebuah mobil penjinak bom hingga mengundang kerumunan massa dan membuat arus lalu lintas sempat tersendat.

    Sementara, R diamankan di sebuah rumah kontrakan di wilayah Blok Sukajadi, Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sol sepatu itu diamankan saat tengah beristirahat di rumah kontrakannya.

    Berdasarkan informasi, setelah menangkap R, petugas kemudian menggeledah rumah asli R di salah satu perumahan BTN di Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis. Di sana, petugas menemukan sejumlah dokumen dan bendera ISIS.

    Terduga lainnya, M (39), diamankan di Kecamatan Kandanghaur. Warga Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur, itu dikenal sebagai pedagang asongan.

    Lain halnya dengan Mu yang diamankan di Pasar Tulung Agung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu. Dia diamankan saat sedang mengantarkan kue ke pasar itu.

    Petugas juga menggeledah rumah kontrakan salah satu terduga, AS, di Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Di sana, petugas mengamankan sejumlah benda sebagai barang bukti di antaranya 100 kg black powder yang dikemas dalam sepuluh karung, sekitar 50 kg potasium, satu unit mobil cary tua yang diduga akan digunakan sebagai bom mobil, casing handak berupa kotak yang terbuat dari besi, dan satu buah saklar.

    Ketua RT tempat tinggal AS dan IIB, Karmini menerangkan, petugas mengamankan sejumlah benda dari bengkel milik AS, di antaranya lumpang, cobek, sangkur, serta kawat tembaga. Keduanya dikenal sebagai warga asli daerah setempat.

    "Yang saya lihat cuma itu," katanya

    TAG :


    Berita TERKAIT