• Honorer Minta Masa Pengabdian Dipertimbangkan

    Oleh : erika23 September 2018 18:31
    INILAH, Cirebon- Ribuan guru honorer non kategori 2 (K2) berharap pemerintah mengakomodir mereka menjadi CPNS dengan mempertimbangkan masa pengabdian.

    Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri (FTHSN) Kota Cirebon, Kusmana menyebutkan, sesuai SK Wali Kota Cirebon, guru honorer di kota ini mencapai 1.088 orang. Seluruhnya diketahui tak terdaftar dalam K2 sebab merupakan penerimaan honorer setelah 2005.

    "Saya sendiri jadi honorer sejak 2006," ujarnya.

    Jelang penerimaan CPNS, guru honorer seperti mereka tak bisa berbuat banyak. Setidaknya 50% guru honorer yang ada saat ini berusia lebih dari 35 tahun. Masa pengabdian pun lebih dari sepuluh tahun.

    Bahkan, imbuhnya, untuk honorer K2 sendiri berusia lebih dari 35 tahun. Karena itu, pihaknya meminta pemerintah pusat dapat memperhitungkan nasib guru honorer seperti mereka.

    "Jangan hanya menerima K2. Tapi pasca moratorium itu banyak honorer yang direkrut karena memang sejumlah sekolah kekurangan guru," bebernya.

    Kusmana meminta guru honorer seperti mereka juga berkesempatan menjadi CPNS dengan mempertimbangkan masa pengabdian. Menurutnya, bila hanya memperhitungkan usia, banyak dari mereka yang tak bisa diterima sebagai CPNS.

    Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Asep Dedi mengatakan, kuota penerimaan CPNS di Kota Cirebon mencapai 276 orang. Dari jumlah tersebut dibutuhkan 49 orang guru agama, 92 orang guru kelas, 16 apoteker, 23 dokter umum, tiga dokter gigi, sepuluh dokter spesialis, 17 perawat, empat tenaga rekam medis, dan 12 pranata laboratorium.


    Sisanya berupa tenaga teknis 47 orang dan eks K2 sebanyak dua orang. "Kami sebenarnya mengusulkan seribuan orang untuk kuota CPNS. Tapi ternyata, yang disetujui hanya 276 orang," cetusnya.

    TAG :


    Berita TERKAIT