• Headline

    Malam Minggu Metal, Sisi Lain Metal Dari Kaca Mata Seniman

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri10 Mei 2017 15:30
    fotografer: Asep Pupu SB
    INILAH, Bandung - Bandung Performing Arts Forum (BPAF) mencoba menginterpretasikan musik metal ke dalam bentuk seni. Bukan hanya pertunjukan tunggal, tapi juga melibatkan beberapa elemen seni yang selama ini dipertunjukan.

    ‎Fasilitator BPAF, Riyadhus Shalihin menuturkan bahwa gagasan awal pembuatan pertunjukan ini bermula dari pandangan para pegiat BPAF yang melihat perkembangan musik metal di Kota Bandung ini khususnya, sudah menjadi produk kebudayaan yang kompleks.

    Oleh karenanya, Riyadh beserta para seniman lainnya sepakat membuat pertunjukan yang akan berlangsung di Spasial, Jalan Gudang Selatan no. 22, Bandung, pada Sabtu (‎13/5/2017), dengan diberi nama Malam Minggu Metal.

    "Kami ingin mendekati kultur metal, di Bandung bukan sekedar musik tapi sudah mengakar kuat dan jadi budaya, bahkan menginstitusi dirinya semakin solid. Bukan hanya sebagai metalhead dan penikmatnya, tapi banyak juga jaringan di sampingnya kaya merchandise dan lainnyan‎," kata Riyadh saat jumpa pers di Spasial, Jalan Gudang Selatan, Bandung, Rabu (10/5).

    ‎Riyadh memaparkan, projek Malam Minggu Metal ini menjadi pengalaman pertama bagi para pegiat BPAF untuk memasuki ranah di luar seni akademisi pendidikan seni. Bahkan, kata dia, tak ada satupun dari para seniman yang senang melibatkan dirinya ke dalam musik metal, baik sebagai pelaku ataupun penonton.

    Dari beberapa seniman seperti Wail Irsyad (Aktor) Muhamad Candra Irfan (Aktor), John Heryanto (Aktor), Hilmi Zein (Aktor), Hanibia Mexes (Penari), Agung Eko Sutrisno (Perupa), ‎dan Puji Koswara (Skenografi), akan mencoba berkolaborasi bersama Popo Puji, vokalis band metal, Demons Damn, lalu Metal Mix Percussion, dan Ensamble Tikoro, sebuah lini paduan suara metal.

    ‎"Prosesnya udah tiga bulan, observasi ke pelaku metal, kaya Kimung, Man Jasad, sama Ucok Homicide, kang Sony. Tapi kami tidak akan memasuki metal, di Projek kali ini kami mengajak beberapa seniman dan coba merasakan sisi lainnya,"‎ ujarnya.

    Bagi yang ingin menyaksikan Malam Minggu Metal, pihak panitia mematok tiket seharga 30 ribu rupiah. BPAF juga menerapkan harga 150 ribu yang satu paket dengan t-shirt acara. [jek]



meikarta.. the world of ours