• Headline

    Umuh Kembali Bisa Dampingi Persib

    Oleh : Rianto Nurdiansyah17 Januari 2018 23:28

    INILAH, Bandung-Umuh Muchtar kini bisa bernafas lega. Pasalnya boleh kembali berkecimpung di dunia sepak bola bersama Persib Bandung.

    Sebelumnya, Pria karib disapa Pak Haji ini mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Sebab, dinilai menjadi dalang mundurnya Maung Bandung dari partai kontra Persija Jakarta pada Liga 1 2017, November 2017 lalu. Karena itu, dia mendapat hukuman enam bulan tak boleh berkecimpung di dunia sepak bola.

    "Saya kan punya pemikiran waktu itu saya merasa tidak bersalah sama sekali, dan saya tidak memperintahkan pemain gitu (mundur) kan," ujar Umuh.

    Akhirnya, Umuh mencoba memberikan surat permohonan peninjauan kembali yang ditujukan kepada PSSI pada 9 Januari lalu. Gayung bersambut, Umuh dinilai tidak melalukan kesalahan tatkala itu. Tak ayal hukumannya dicabut.

    Informasi mengenai dipulihkannya status Umuh diterimanya ketika menghadiri Kongres PSSI pada 13 Januari lalu. Namun surat resmi baru dia terima pada tanggal 15 kemarin.

    "Tanggal 15, Pan Kongres ya hari-hari itu baru dibicarakan, saya kan sebelum kongres dimulai, saya pada dicari orang, banyak yang cari saya katanya ditunggu di ruang pertemuan ada ketua PSSI dan Sekjen dan semua Exco hadir," jelasnya.

    Setelah bebas dari hukuman Umuh kembali akan mendampingi tim, khususnya saat menjalani pertandingan. Juga, kata Umuh tak akan segan memberikan bonus bilamana para penggawa mendulang prestasi.

    "Saya memberikan juga pengarahan dan biasalah saya kembalikan lagi itu sifat saya. Saya juga memberikan bonus yang dijanjikan kepada para pemain," paparnnya.

    Termasuk saat timnya unggul dari Sriwijaya FC dengan skor 1-0 pada pembukaan Piala Presiden 2018, Selasa (16/1) Sore. Awak Maung Bandung menyambut dicabutnya sankai Umuh dengan suka cita.

    "Begitu ada berita, saya kasih tahu pemain. Mereka senang langsung sorak semuanya. Ya saya udah kemarin kasih bonus seperti biasa, lumayanlah senang anak-anak," katanya.

    Kendati timnya mampu mengangan partai pertama di turnamen pramusim, namun Umuh belum terlalu puas. Dia melihat masih ada yang harus dibenahi dari skuat asuhan Mario Gomez.

    "Saya yakin belum puas karena msh ada kekurangan-kekurangan. Tapi puasnya kita menang yah. Nantipun juga akan lebih baik lagi karena ini perdana yah," katanya.

    Namun dia mewajarkan, sebab laga lawan Sriwijaya adalah kali pertama timnya tampil di laga sesungguhnya. Demikian masih meraba kekuatan tim lawan.

    "Baru mulai dan Gomez pun belum bisa membaca ini semua kekuatan tim lain," ucapnya.

    Berkaca dari laga lainnya di grup antara PSM Makassar kontra PSMS Medan, Umuh ingin timnya tidak menyepelekan lawan di Pilpres 2018 ini. Tengok saja, PSM yang finis di urutan ke-3 liga musim lalu pun bisa kalah oleh PSMS yang notabene tim promosi dari kasta kedua kompetisi domestik.

    "Kalau pertandingan seperti ini semua keluarkan (pemain) yang terbaiknya dulu. Kalau sudah menang barulah cadangan-cadangan dikasih kesempatan," pungkasnya. [jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT