• Headline

    BLS Paguyuban Bobotoh Wanita Sukabumi

    Oleh : Rianto Nurdiansyah18 April 2018 06:25
    INILAH, Bandung-Ada niat dari kumpulan bobotoh wanita asal Sukabumi, Jawa Barat untuk menjalin persaudaraan meskipun berbeda organisasi. Karena itu, Bobotoh Ladies Sukabumi (BLS) hadir sebagai wadah mereka mengikat persaudaraan.

    BLS bukanlah organisasi, melainkan kumpulan kaum hawa asal Sukabumi yang menggemari Persib. Di mana anggotanya memang bergabung dengan organisasi bobotoh yang berbeda-beda.

    "Ya meskipun di dalam nya ada beberapa organisasi, niat kita kan hanya menjalin persaudaraan jadi tetap harus satu tujuan," ujar salah satu pentolan BLS, Deuis Fitriani, Selasa (17/4).

    Kumpulan bobotoh yang memiliki moto 'Runtut Raut Sauyunan, Moal Pegat Duduluran' ini pertama dicetuskan pada bulan Juli 2017 lalu. Kala itu beberapa pentolannya bertemu dan ngobrol santai untuk membuat sebuah wadah pencinta Persib di Sukabumi.

    "Terus kita bikin info gathring. Waktu itu yang kumpul baru sedikit sekitar 15 orang dari organisasi masing-masing yang datang. Nah kita berunding, untuk menentukan ke depan seperti apa," jelasnya.

    Ada pula yang menyarankan untuk membentuk organisasi. Kemudian, Deuis dkk kembali mengadakan agenda kopi darat, dan bobotoh wanita yang hadir bertambah banyak. Melihat antusiasme tersebut, kemudian BLS dibentuk secara resmi pada 13 Agustus 2017. Deuis menyampaikan, boleh jadi kumpulan ini disebut paguyuban bobotoh wanita di Sukabumi.

    "Banyak yang bilang bikin organisasi saja, banyak yang dukung juga kan. Lalu kita kembali agendakan berkumpul lagi dan bertambah terus yang ikut gabung," paparnya.

    Eksistensi mereka semakin tampak saat membuat sekitar 90 t-shirt yang memperilihatkan identitas BLS. Mereka menggunakannya di acara ulang tahun salah satu organisasi bobotoh di Sukabumi.

    "Kadang ada juga yang nyinyir, eksistensi atau apalah. Tapi bagi kami, ini mutlak untuk sang kebanggaan," jelas dia.

    Lantaran bukan sebuah organisasi, maka BLS tak menyusun strutural kepengurusan. Sebab, paguyuban ini bediri bersama-sama membesarkan pula bersama-sama. Tentu saja tujuannya untuk mendukung Maung Bandung.
    " Dan di sini tidak ada ketua wakil atau sususan organisasi layak nya organisasi lain. Di sini kita berdiri sama-sama," katanya.

    BLS juga tidak merekrut anggota secara tertulis. Namun, Setidaknya ada 60 bobotoh wanita yang bergabung. Siapapun boleh ikut. Syaratnya cuma satu, yaitu benar-benar seorang bobotoh yang mendukung Maung Bandung.

    "Bukan untuk nyari ketenaran semata. Tapi ingin menambah tali persaudaraan," ucapnya.

    Lantaran berasal dari Sukabumi, BLS pun berharap ada penggawa Persib yang berasal dari kampung halamannya. Misalnya saja, mengikat eks Bek Timnas U-19, Eriyanto yang memang berasal dari Sukabumi.

    "Ya harus lebih melatih bibit muda supaya kelak jadi generasi pemain Persib . Agar bisa mengharumkan nama Sukabumi juga," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT