• Headline

    Pengamat Sepak Bola Berharap Pembekuan Liga Dijadikan Bahan Evaluasi

    Oleh : Yogo Triastopo26 September 2018 17:45
    fotografer: Yogo Triastopo
    INILAH, Bandung - Pemerhati sepak bola Kota Bandung Wawan Darmawan berharap penundaan kick off pekan ke-24 Liga 1 menjadi bahan evaluasi bagi semua unsur terkait memperbaiki kualitas liga.

    Dikatakan dia, momentum saat ini merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan seluruh aspek. Terlebih, Haringga Sirila merupakan korban tewas ke tujuh akibat rivalitas antar suporter sepak bola.

    "Saya sangat setuju dengan kebijakan PSSI. Kenapa? Karena ini untuk pembelajaran kita semua, tak hanya suporter Persib dan Persija, tetapi semua suporter klub kontestan liga," kata Wawan pada Rabu (26/9/2018).

    Hemat dia, seluruh unsur olahraga sepak bola dapat duduk bersama menyikapi tewasnya Haringga. Dengan begitu, tak lagi ada Haringga lainnya yang harus meregang nyawa lantaran fanatismenya terhadap sebuah klub.

    "Baiknya seperti itu (duduk bersama) untuk mencari solusi ke depan yang lebih baik. Semua pihak terkait harus dilibatkan mulai dari suporter, klub, PSSI hingga operator liga. Semua harus peduli," ucapnya.

    Di lain sisi, Wawan pun merespon positif soal gagasan adanya direktur suporter yang digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dia memandang, ide itu bisa menjadi salah satu solusi ke depan.

    "Soal gagasan pak gubernur untuk membuat direktur suporter saya setuju. Suporter lebih dapat terkontrol dan dapat ditermonitor dengan baik. Saya rasa ini usulan yang sangat bagus," ujar dia.

    Terlepas itu, dia berharap Komite disiplin (Komdis) PSSI dapat objektif dalam menentukan hukuman untuk Persib Bandung. Sebab kata dia, peristiwa itu terjadi di luar lapangan Stadion GBLA.

    "Kalau pun ada sanksi, saya menilai tak hanya Persib. Tim tamu pun harus mendapat hal yang sama. Saya juga berharap Komdis bisa menilai seobjektif mungkin, jangan sampai merugikan Persib," tandasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT