• Headline

    Hore, Pemerintah Tetapkan Cuti Idul Fitri Menjadi Satu Minggu

    Oleh : Daulat Fajar Yanuar18 April 2018 17:03
    fotografer: Ilustrasi

    INILAH, Jakarta " Pemerintah menambah cuti bersama Hari Raya Iedul Fitri melalui perubahan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018 yang semula memutuskan sebanyak empat hari libur menjadi tujuh hari libur.

    Dalam SKB Tiga Menteri yang sebelumnya ditetapkan tanggal 22 September 2017 silam, pemerintah memutuskan cuti bersama Iedul Fitri jatuh pada tanggal 13, 14, 18, dan 19 Juni 2018. Sedangkan dalam SKB Tiga Menteri bernomor 223/2018, nomor 46/2018, dan nomor 13/2018 jumlah hari cuti bersama Iedul Fitri 1430 Hijriah bertambah sebanyak dua hari yaitu pada tanggal 11 " 12 Juni dan satu hari setelah Lebaran yaitu 20 Juni. Sehingga cuti bersama dimulai sejak 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018.

    Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani di sela-sela perubahan keputusan SKB yang juga ditandatangani Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan, salah satu pertimbangan penambahan cuti bersama terkait dengan pengaturan lalu lintas sebelum dan setelah mudik Lebaran.

    Dia mengharapkan, dengan penambahan jumlah cuti bersama Hari Raya Iedul Fitri 2018 itu masyarakat mendapatkan cukup waktu untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan mereka dapat memiliki waktu yang cukup panjang untuk merencanakan perjalanan pulang ke kampong halamannya masing-masing.

    “Kami berharap apa yang dilakukan saat ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam rangka melakukan silaturahmi bersama keluarga besarnya,” kata Puan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator PMK, Jakarta, Rabu (18/4).

    Keputusan penambahan cuti bersama ini juga dijamin akan semakin membuat para Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersenyum lebar. Sebabnya mereka diizinkan untuk mengambil cuti saat libur Lebaran 2018 nanti. Padahal sebelumnya PNS tidak diperkenankan untuk mengambil cuti saat libur Lebaran karena libur yang diberikan dinilai sudah sangat cukup.

    Menteri PANRB Asman Abnur mengatakan, meskipun PNS diperbolehkan mengambil cuti setelah Lebaran namun secara otomatis akan mengurangi kuota libur cuti tahunan mereka. Tidak hanya itu, keputusan terakhir cuti yang akan mereka ambil masih tergantung dari kebijakan masing-masing atasannya.

    "Ya kan ada jatah PNS cuti dua minggu kan. Nah kalau dia ambil dua hari mengurangi cutinya dia, tergantung mereka dan izin atasannya, jadi mau ngambil dua hari tiga hari tergantung mereka," ucapnya.

    Mengingat lamanya waktu libur dan ada kebijakan boleh mengambil cuti, Menpan RB pun menghimbau tidak ada lagi PNS yang bolos. Bahkan tak tanggung-tanggung pemerintah akan mengenakan sanksi bagi siapa pun PNS yang bolos.

    "Kan ada sanksinya kalau bolos yang penting kita bolehkan cuti tapi akan mengurangi jatah cutinya," ucapnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT