• BBMC Tetap Ingin Jadi Klub Motor Pionir

    Oleh : Rianto Nurdiansyah09 Juli 2018 10:16
    fotografer: INILAH/Rianto Nurdiansyah
    INILAH, Bandung - Sebanyak 85 perwakilan komunitas pegiat tunggangan besi tumplek pada acara 'The Declaration' yang digagas Bikers Brotherhood Motorcycles Club (BBMC) di Cafe Pascorner, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Sabtu (7/7/2018) lalu. BBMC sendiri adalah pionir klub motor tua di Kota Bandung bahkan di Indonesia.

    Berdasarkan pantauan, beberapa band turut meramaikan acara ini, seperti Mr Breeze Blues, Smile Don't Cry, Kereta Besi, Rahwana dan Sweetband. Tak kalah menarik, atraksi kesenian debus pun ikut dipertontonkan hingga membuat bulu kuduk berdiri.

    Selain itu ada pula Fashion Show On The Street yang dilakukan oleh Komunitas Fotographer Amatir Bandung (Kofaba) dan beberapa model wanita. Lalu ada Exhibition seperti Clasic and Custom Motorcyles juga Culinary dan Marchandise.

    Memang, pada kesempatan ini sekaligus pengukuhan kepengurusan sementara massa bakti 2018-2020. Di mana sebelumnya, Dewan Adat BBMC secara aklamasi menetapkan dan memutuskan pembubaran kepengurusan pusat periode 2018-2020 pada 6 Maret 2018 lalu. Itu dikarenakan adanya pembenahan internal. Demikian mengangkat caretaker untuk menjalankan kepengurusan sementara di massa transisi.

    Caretaker Ketua BBMC, Benny Gumilar mengatakan komunitasnya lahir dari kumpulan anak muda, seperti mahasiswa, karyawan hingga anggota TNI/Polri yang menggemari motor tua. Di mana kerap berkumpul di Jalan Tubagus Ismail, Kota Bandung.

    "Akhirnya setelah diseleksi beberapa nama, keluarlah nama Bikers Brotherhood oleh saya dan Kakak saya," ujar Benny yang memang salah satu pendiri BBMC ini, Sabtu (7/7).

    Dalam kurun waktu 30 tahun berdiri, BBMC melakukan delapan kali ganti pemimpin. Empat kali dijabat pendiri dan empat kali dipegang oleh Life Member alias anggota aktif.

    "Di situ kami ingin memperlihatkan bahwa kami pendiri tidak ingin menguasai. Kami tidak ingin kekuasaan itu hanya untuk kami. Tapi kami berikan kepada adik-adik kami. Tentunya dengan proses pemilihan yang berlaku di BBMC," kata pria karib disapa Bebeng ini.

    Sementara itu, Caretaker Wakil Ketua BBMC Agung Gonzales, mengatakan akan terus menjalankan program agar BBMC tetap menjadi klab motor pioner. Dia mengklaim, komunitasnya memiliki pengalaman dan potensi untuk terus mengaggagas kegiatan positif.

    Dia menyampaikan, saat ini BBMC sudah membangun tempat peribatan umat muslim, yaitu Masjid Al Ukhuwah di Kampung Cibangkonol, Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi Bandung. Tak menutup kemungkinan, ke depan mendirikan temat beribadat umat lainnya.

    "Mudah-mudahan bisa ke hal lain, seperti pendidikan, kebudayaan, kepemudaan, pelestarian alam kami akan tetap melakukan. Kami minta waktu memperbaiki diri kami secara internal. Kami yakin kami bakalan gas pol lagi," ujar Agung.

    Diketahui, pada acara ini BBMC meresmikan Cafe Pascorner sebagai sekretariat. Juga membewarakan kepada publik agar masyarakat tidak lagi sembarangan menggunakan nama dan logo untuk kepentingan apapun bilamana tanpa izin. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT