• Headline

    Sean Gelael Juara Helm Nyentrik

    Oleh : Budi Safaat29 November 2016 23:45
    INILAH, Bandung - Meski gagal meraih hasil memuaskan di balapan GP2 2016, pebalap muda Indonesia, Sean Gelael tetap mendapat penghargaan berkat penampilan mereka sepanjang musim.

    Giovinazzi mendapat penghargaan sebagai pebalap rookie atau debutan terbaik. Musim ini, pebalap asal Italia itu finis di posisi kedua klasemen pebalap dengan 211 atau hanya terpaut delapan poin dari Gasly.

    Selain sukses menempati peringkat dua, Giovinazzi cukup pantas dianugerahi penghargaan itu karena mampu memenangi lima seri balapan, yakni dua seri di GP Azerbaijan, dan masing-masing satu seri di GP Belgia, Italia, dan Malaysia.

    Sementara itu, Sean mendapat penghargaan sebagai si pemilik helm dengan desain terbaik. Sean yang menyukai budaya hip hop amerika serikat menghiasi helmnya dengan gaya hip-hop yang didominasi warna emas.

    Selain gambar kompas sebagai simbol dari orang-orang yang mendukungnya terjun ke dunia balap, ada juga gambar tokoh pebasket NBA Michael Jordan, petinju legendaris Muhammad Ali dan legenda kungfu asal Tiongkok Bruce lee.

    "Buat saya ini adalah ekpresi dari seni, saya suka hip hop dan saya juga menampikan tokoh-tokoh inspiratif dunia yang menjadi idola saya. Tentu saya senang dengan penghargaan ini yang membuat saya kian termotivasi untuk meraih hasil lebih bagus lagi pada balapan mendatang," kata Sean yang musim 2016 ini membela tim Pertamina Campos Racing.

    Pada musim penuh pertamanya di GP2 ini, Sean mengaku banyak belajar baik dari kegagalan maupun saat dia berhasil meraih podium pertamanya di sirkuit Red Bull Ring, Austria.

    Di klasemen akhir pebalap Sean berada di peringkat 15 dari total 26 pebalap dengan raihan 24 poin. Yang terpenting bagi Sean adalah bagaimana merasakan atmosfer persaingan yang ketat pada balapan GP2. [jek]