LINTAS JABAR
PNS Terlibat Korupsi Akan Diberi Sanksi Tegas
Oleh: Budiyanto
Rabu, 28 November 2012, 17:22 WIB

INILAH.COM, Sukabumi - Terkait pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi yang diduga melakukan tindakan pidana korupsi (Tipikor) yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak, telah dilaporkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

"Kasusnya sudah kami laporkan ke BKD untuk ditindaklanjuti. Sehingga pengenaan sanksi terhadap pegawai yang terlibat akan segera diberikan BKD," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi Zaenal Mutaqin kepada para wartawan, Rabu (28/11/2012).

Menurut Zaenal, perkara dugaan tipikor ini terjadi disebabkan karena ketidakpahaman pegawainya dalam menjalankan kegiatan. Dampaknya pegawai yang bersangkutan terjerat kasus hukum.

"Ke depan, Disdik akan lebih berhati-hati dalam menjalankan sejumlah kegiatan termasuk pengadaan buku. Misalnya dengan mengkaji setiap laporan kegiatan yang masuk untuk menghindari dugaan korupsi," ujarnya.

Zaenal menambahkan sanksi tegas tetap akan diberikan kepada pegawai yang terlibat tipikor dengan harapan ke depannya perbuatan serupa tidak terulang kembali. "Sanksi tegas akan diberlakukan agar tidak terulang kembali," tambah Zaenal.

Diberitakan sebelumnya, seorang PNS Disdik Kabupaten Sukabumi, MI dijebloskan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak ke tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nyomplong yang berlokasi di Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Senin (26/11/2012) malam.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Disdik Kabupaten Sukabumi itu telah ditetapkan sebagai tersangka dengan diduga melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam proyek pengadaan buku melalui program dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp12,8 Miliar.

"Tersangka MI ditahan dalam kapasitasnya sebagai pejabat pembuat teknis kegiatan (PPTK) proyek pengadaan buku DAK 2010," kata Kepala Seksi Intelejen Kejari Cibadak Rd Budi Haryanto kepada para wartawan, Selasa (27/11/2012).

Menurut Budi hasil penyidikan diketahui dalam proyek yang dibiayai APBN ini jumlah buku yang harus disediakan mencapai 626.520 eksemplar untuk 138 sekolah dasar (SD). Namun dalam pelaksanaannya terdapat kekurangan buku sebanyak 74 ribu eksemplar.[jul]

Share berita: Facebook | Twitter
TERKAIT
Tersangka Korupsi,Rizki Taufik Masih Bisa Dilantik
KPK Sebar Kepedulian Tindak Korupsi
Peduli Korupsi? Ikuti Lomba Media Kampanye KPK
Demokrat Usulkan Rizki Taufik Agar Dipecat
Kejari Tetapkan Caleg Demokrat Sebagai Tersangka