EKONOMI
Larangan Impor Hortikultura
Buah Impor yang Dicari Konsumen Cuma Durian
Oleh: Dian Prima
Jumat, 1 Februari 2013, 14:14 WIB

INILAH, Bogor - Larangan impor buah-buahan, diprediksikan tidak akan berpengaruh terhadap transaksi pada para pedagang.

Pasalnya, dari 13 produk holtikultura yang dilarang, hanya durian impor saja yang menjadi andalan pedagang dan banyak dicari konsumen. Sementara permintaan konsumen untuk buah seperti pisang, nanas, mangga, dan melon, masing didominasi produk buah lokal.

"Kita melihat larangan impor buah-buahan impor ini tidak memberi pengaruh terhadap transaksi ekonomi di tingkat pedagang. Sebab permintaan konsumen terhadap 13 produk buah impor yang dilarang tidak terlalu besar," jelas Kabid Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor Mangahit Sinaga, Jumat (1/2/2013).

Sinaga menjelaskan, produk buah impor yang diburu konsumen hanya sebatas buah durian. Sedangkan untuk komoditas buah-buahan
seperti pisang, mangga, nanas dan melon masih didominasi produk buah lokal.

"Di tingkat pedagang buah, hanya durian saja yang mengandalkan durian impor yaitu durian montong dari Thailand. Jadi adanya larangan impor buah-buahan ini tidak akan menimbulkan pengaruh yang signifikan," jelasnya.

Sebagaimana diberitakan, pemerintah mengeluarkan aturan penghentian impor buah-buahan. Terdapat 13 jenis buah-buahan impor yang termasuk dalam larangan tersebut.

Masing-masing kentang, kubis, wortel, cabai, nanas, melon, pisang, mangga, pepaya, durian, bunga krisan, bunga angrek dan bunga heliconia. Pelarangan impor produk holtikultura ini berdasarkan Permen Pertanian No 60/2012 dan Permen Perdagangan No 60/2012.

"Kita juga terus memantau perkembangan harga buah-buahan impor maupun lokal ditingkat pedagang. Dan untuk pengaruh dari pelarangan impor buah-buahan ini, kisaran harga masih tergolong stabil," paparnya.[jul]

Share berita: Facebook | Twitter
TERKAIT
Pembongkaran TPPS Gedebage Terganjal Pencabutan SK
Ketua HKTI Jabar Ingin Hortikultura Lokal Berjaya
Pedagang Cangkang Ketupat Marema
1620 Eks Pedagang Terima Bantuan Stimulus
Pedagang Ayam Potong Keluhkan Kenaikan Harga