LINTAS JABAR
Gita KDI Daftar Jadi Bakal Calon Bupati Garut
Oleh: Zainulmukhtar
Rabu, 15 Mei 2013, 20:45 WIB

INILAH, Garut - DPC PKB Kabupaten Garut membuka pendaftaran bakal calon (balon) Bupati-Wakil Bupati Garut pada Pilbup Garut pada 8 September 2013.

PKB menggelar Musyawarah Kebangkitan (Muskit) Cabup dan Cawabup Garut di Gedung Mutiara Jalan Raya Cipanas Garut, Rabu (15/5), dan terjaring 10 balon Bupati/Wabup Garut yang resmi mendaftar. Satu di antaranya adalah pendangdut yang juga anggota DPR dari Fraksi PKB, Gitalis Dwi Natarina atau Gita KDI.

Selain itu, ada juga kader partai di luar PKB, yakni Nadiman, anggota Fraksi DPRD Garut dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), serta Raden Holil Aksan Umarzen, Ketua Presidium Masyarakat Garut Utara yang gagal maju dari jalur perseorangan.

Tokoh lainnya yang mendaftar sebagai balon Bupati/Wabup Garut yakni Abdusy Syakur Amien (Pembantu Rektor I Universitas Garut/keluarga besar Yayasan Pendidikan Islam al Musadaddiyah Garut), Suryana (Sekretaris PC NUGarut), Raden Marlan, Edi Mulyana Rosadi, Darmin Suryana, Rusdi Alimanan Aat Ranggalawe, dan Asep Suryana Natawiria.

"Muskit ini merupakan bagian dari proses untuk menentukan siapa calon nanti yang masuk direkomendasi DPC melalui Tim 5 Muskit ke DPW dan DPP. Setiap calon nanti diwawancara Tim 5, serta menyampaikan visi dan misinya di depan publik dan PAC. Nanti dirumuskan Tim 5, siapa yang akan direkomendasikan dari 10 orang ini sebagai bahan penilaian DPW dan DPP untuk mengeluarkan rekomendasinya," terang Ketua DPC PKB Garut Dadan Hidayatullah.

Dia menyebutkan, faktor lain menjadi pertimbangan DPW maupun DPP merekomendasikan satu dari 10 balon ini untuk maju pada Pilbup Garut 2013 yakni sudah atau belumnya yang bersangkutan memiliki pasangan sebagai calon Bupati maupun calon Wabup. Atau, setidaknya ada gambaran bila yang bersangkutan telah melakukan komunikasi dengan partai lain terkait pengusungan balon.

Pasalnya, PKB tidak bisa mengusung sendiri pasangan balon Bupati dan Wabupnya karena jumlah kursinya di DPRD Garut hanya 3 kursi. Sehingga mau tidak mau PKB harus berkoalisi dengan partai lain untuk menggenapkan jumlah kursinya hingga mencapai setidaknya 8 kursi.

Dia menyebutkan, dari 10 balon tersebut sebagian di antaranya dari kalangan internal PKB, dan lainnya ekseternal. "Muskit dan mundurnya saya ini juga sebagai bukti bahwa kita lebih membuka ruang terhadap publik. Tidak menutup diri terhadap yang lain," ujar Dadan. [den]

Share berita: Facebook | Twitter
TERKAIT
Diduga Ada Korupsi, G2W Laporkan Pemkab Garut
25 Rumah di Cimacan Garut Terendam Banjir
Warga Garut Keluhkan Pasokan Air PDAM tak Mengalir
Duh, Lahan Kritis di Garut Capai 29 Ribu Hektare
29 Rumah Korban Longsor Garut Harus Direlokasi